Sabtu, 6 Maret 2021 / 22 Rajab 1442 H

Nasional

Mahasiswa Indonesia Laporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri

zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) Muh Nurul Fikri (kanan) usai melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri di Jakarta, Rabu (04/04/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang menyinggung syariat Islam, cadar, dan adzan.

Ketua GMII M Nur Fikri menilai bahwa puisi Sukmawati itu melecehkan syariat Islam dan menyinggung hal yang berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Baca: Sukmawati Ramai-ramai Dilaporkan ke Polisi

“Puisi Ibu Sukmawati sangat melecehkan syariat Islam, kalimat-kalimat perbandingan tersebut yang kami menilai bahwa ia telah benar-benar melecehkan,” ujarnya kepada wartawan termasuk hidayatullah.com di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (04/04/2018).

Fikri menjelaskan perbandingan itu, seperti kidung yang artinya nyanyian atau bacaan, yang dibandingkan dengan adzan yang merupakan panggilan untuk shalat ataupun ibadah. Juga, sebutnya, Sukmawati “menyamakan” syariat Islam dengan konde.

Baca: PP Muhammadiyah Nilai Sukmawati Menistakan Syariat Islam

GMII menyesalkan Sukmawati bukannya mengklarifikasi dan meminta maaf seakan tidak terjadi apa-apa.

“Kalau enggak tahu tentang syariat, silakan belajar,” imbuhnya.

Sukmawati dilaporkan dengan dugaan melanggar Pasal 156a KUHP terkait penistaan agama dengan barang bukti video puisi dan bukti berita-berita dari media online. Sukmawati dikabarkan akan menggelar konferensi pers terkait polemik tersebut siang ini.* Zulkarnain

Baca: Maneger: Polisi Diharapkan Memproses Hukum Ujaran Kebencian Sukmawati

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Politikus PDIP Khawatirkan Penggunaan “Syariah” dalam IISP di Madura

Politikus PDIP Khawatirkan Penggunaan “Syariah” dalam IISP di Madura

Kompolnas Nilai Ada Indikasi Pelanggaran HAM pada Tersangka Kasus Terorisme

Kompolnas Nilai Ada Indikasi Pelanggaran HAM pada Tersangka Kasus Terorisme

MUI akan Beri Rekomendasi Pola Ibadah Saat Normal Baru ke Pemerintah

MUI akan Beri Rekomendasi Pola Ibadah Saat Normal Baru ke Pemerintah

Said Aqil Sebut Syiah Tidak Sesat

Said Aqil Sebut Syiah Tidak Sesat

Dua WNI Menjadi Korban Bom  di Thailand

Dua WNI Menjadi Korban Bom di Thailand

Baca Juga

Berita Lainnya