Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Soal Ahok, Pakar Hukum: Napi Tak Bisa Dipindahkan ke Rutan

Andi/hidayatullah.com
Massa peserta Aksi 55 menuntut Ahok dihukum maksimal oleh Majelis Hakim di Jakarta, Jumat (05/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menyoal penahanan terpidana penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, seorang narapidana tidak bisa dipindahkan di rutan.

“Fungsi rutan bukanlah untuk membina narapidana, tetapi untuk menahan sementara seorang tersangka atau terdakwa,” terangnya kepada hidayatullah.com, Senin (02/04/2018).

Baca:Komisi Hukum MUI: Seharusnya Ahok Dipindahkan ke Lapas

Fickar menyebutkan, pasal 2 Keputusan Menteri Kehakiman RI No 01-PK.02.01 Tahun 1991 tentang Pemindahan Narapidana, Anak Didik dan Tahanan menyatakan, pemindahan narapidana, anak didik dan tahanan, dapat dilakukan di dalam satu wilayah hukum Kanwil Departemen Kehakiman (sekarang Kementerian Hukum dan HAM), atau antar wilayah hukum kanwil Departemen Kehakiman.

“Berdasarkan ketentuan tersebut, maka seorang narapidana tidak dapat dipindahkan ke rutan, karena sesuai dengan fungsinya, LP yakni tempat untuk melakukan pembinaan narapidana. Dan jika narapidana harus dipindahkan, maka hanya dapat dipindahkan ke LP wilayah lain bukan rutan,” jelasnya.

Baca: PK Ahok Ditolak MA Dinilai Sudah Tepat

Kalau alasan Ahok ditahan di Rutan Mako Brimob karena kondisi lapas tidak aman, menurut Fickar, kepolisianlah yang bertanggung jawab atas keamanan Ahok.

“Bukan berarti narapidana harus di Rutan Kepolisian. Keliru itu,” ujarnya.

Tapi bukankah Menkumham punya kewenangan diskresi? Benar, kata Fickar, dia punya kewenangan itu dan diskresi tersebut dalam keadaan normal bisa diuji ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Tapi, kata dia melanjutkan, diskresi itu bisa dibuat jika belum ada peraturan.

“Jika aturannya sudah jelas, (tapi buat diskresi) ya menteri melanggar UU,” katanya.* Andi

Baca: Kuasa Hukum Menuduh Pelapor Ahok Merupakan Pembencinya

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pertemuan Ulama Indonesia-Afghanistan-Pakistan Masih Diproses

Pertemuan Ulama Indonesia-Afghanistan-Pakistan Masih Diproses

MUI dan DMI Ingatkan Valentine’s Day Haram

MUI dan DMI Ingatkan Valentine’s Day Haram

Para Pelajar Peraih Juara Olimpiade Halal 2019

Para Pelajar Peraih Juara Olimpiade Halal 2019

Qatar Telecom Bantu Rumah Korban Merapi

Qatar Telecom Bantu Rumah Korban Merapi

Penukaran Uang Menjelang Ramadhan Meningkat

Penukaran Uang Menjelang Ramadhan Meningkat

Baca Juga

Berita Lainnya