Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Berdakwah Hampir 30 Tahun, Ustadz Fadlan juga Biayai Anak Nasrani Papua

M Zainal/hidayatullah.com
Dubes Saudi untuk Indonesia Syeikh Osamah bin Muhammed Al-Shuibi (kiri) dan Ketua AFKN Fadlan Garamatan serta anak-anak Papua di pesantren Papua di Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/02/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dai asal Nuu Waar (Papua), Ustadz Fadlan Garamatan (UFG), telah cukup banyak memberikan kontribusi selama hampir 30 tahun dakwahnya di Papua. Terutama bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sana.

Pimpinan Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) itu bertutur, ia sering melakukan dakwah ke pedalaman Papua untuk memberikan kemajuan dan perubahan bagi masyarakat Papua yang lebih berperadaban.

Baca: Syeikh Khalid Kunjungi Santri Papua di Pesantren Nuur Waar, Ini Pesannya

Hingga hari ini, terang Ustadz Fadlan, lembaganya terus membiayai anak-anak asli Papua yang tidak tersentuh dengan pendidikan.

“Kita menjemput mereka agar bersekolah dari SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi. Kita bekali mereka dengan ilmu,” ujarnya kepada hidayatullah.com dan para wartawan di Jakarta, Senin (02/04/2018).

Ia tidak saja membiayai anak-anak Islam asli Papua, tapi juga kepada anak-anak Nasrani yang membutuhkan.

Baca: Kunjungi Hidayatullah Balikpapan, Fadlan Tegaskan Islam Agama Pertama di Irian

Fadlan menjelaskan, anak-anak tersebut dibawa bersekolah ke luar Papua. Tidak saja sekolah agama tapi juga berbagai bidang seperti perawat, kebidanan, guru, dan sebagainya.

“Setelah selesai kuliah kita pulangkan, bahkan kita melarang tinggal di Jawa sini. Semua harus pulang, karena masyarakat menunggu dengan membawa ilmu pengetahuan selama belajar sekian tahun,” paparnya.

Baca: Fadlan Garamatan: Dari Pegawai Negeri jadi “Pegawai Nabi”

Selain memberikan beasiswa, sambungnya, AFKN juga menggelar banyak kegiatan sosial di masyarakat. Seperti pembuatan sarana air bersih, pembangunan rumah adat, rumah ibadah, dan pembangunan sekolah.

“Bahkan kita bangun sarana air bersih bukan untuk umat Islam saja, tapi umat lain juga merasakan,” pungkasnya.

Setidaknya sudah sebanyak 3.700 anak Papua yang pulang dari menuntut ilmu lalu membantu pemerintah dan masyarakat di Papua. Sedangkan yang menjalani beasiswa sebanyak 6.200 anak.*

Baca: Ustadz Fadlan Nilai Ada Kesalahpahaman Terhadap Isi Ceramahnya

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dinilai Termasuk Program 8 Jam Belajar, Anak Bantu Orangtuanya untuk Belajar Berwirausaha

Dinilai Termasuk Program 8 Jam Belajar, Anak Bantu Orangtuanya untuk Belajar Berwirausaha

Konsentrasi Massa di Beberapa Titik, Secara Umum Jakarta Kondusif

Konsentrasi Massa di Beberapa Titik, Secara Umum Jakarta Kondusif

MUI Ikut Bertanggungjawab Jika ESQ Sesat

MUI Ikut Bertanggungjawab Jika ESQ Sesat

Polisi Karachi Bentuk Unit Sepatu Roda untuk Tekan Kejahatan Jalanan

Polisi Karachi Bentuk Unit Sepatu Roda untuk Tekan Kejahatan Jalanan

Anies Ajak Masyarakat Dukung dan Doakan Kemerdekaan Palestina

Anies Ajak Masyarakat Dukung dan Doakan Kemerdekaan Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya