Selasa, 21 September 2021 / 13 Safar 1443 H

Nasional

PP Muhammadiyah Nilai Sukmawati Menistakan Syariat Islam

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Maneger Nasution.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution, menilai anak Proklamator Indonesia, Sukmawati Soekarnoputri, telah menistakan syariat Islam lewat puisinya di Jakarta yang menyinggung syariat Islam, cadar, dan suara adzan baru-baru ini.

Maneger menilai, kalau Sukmawati tidak tahu soal syariat Islam, jangan berbicara tentang hal tersebut. Jangan juga kemudian menghinakan keyakinan orang lain, meskipun dalam membaca puisi.

Baca: Sukmawati Akui Tak Tahu Syariat Islam, Ustadz Felix: Harusnya Diam Saja

Berpuisi itu menyampaikan ekspresi dan hal tersebut hak asasi menurutnya, tapi jangan kemudian malah menghinakan perasaan apalagi keyakinan seseorang. “Itu tidak boleh,” ujarnya kepada hidayatullah.com saat dihubungi, Senin (02/04/2018).

Direktur Pusdikham Uhamka ini menambahkan, orang besar ataupun seorang pemimpin bukan hanya merasa bisa, tapi juga bisa merasa. Terutama perasaan akan agama orang lain.

Ia pun mengatakan, kepolisian harus memproses ujaran Sukmawati lewat puisinya tersebut.

Baca: Puisi Sukmawati Soekarnoputri ‘Sudutkan’ Syariat Islam, Cadar, dan Adzan Dinilai Menyinggung SARA

“Mari kita dorong kepolisian untuk memproses yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan patut dipertimbangkan bahwasanya yang bersangkutan sudah melakukan pelanggaran HAM yaitu pelanggaran terkait keyakinan dan keagamaan orang lain,” tegasnya.

Di sisi lain, Manager mengatakan, masyarakat jangan terpancing dengan ‘provokasi’ yang dilakukan Sukmawati, masyarakat jangan melakukan tindakan anarkistis dan bahkan main hakim sendiri.* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Tak Terbukti Pelaku Teror, Baasyir Tetap Dihukum 4 Tahun

Tak Terbukti Pelaku Teror, Baasyir Tetap Dihukum 4 Tahun

Prof Dadang Hawari: Amerika Jangan Memaksa Negara Lain!

Prof Dadang Hawari: Amerika Jangan Memaksa Negara Lain!

‘Lawan LGBT dengan Membimbing bukan Mengucilkan’

‘Lawan LGBT dengan Membimbing bukan Mengucilkan’

Jokowi Akui Ahok Berpeluang Pimpin BUMN

Jokowi Akui Ahok Berpeluang Pimpin BUMN

DPR: Perlu Perbaikan Fundamental Kualitas Lapangan Pekerjaan

DPR: Perlu Perbaikan Fundamental Kualitas Lapangan Pekerjaan

Baca Juga

Berita Lainnya