Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Komisi Hukum MUI: Seharusnya Ahok Dipindahkan ke Lapas

Andi/hidayatullah.com
Massa Aksi 55 menuntut terdakwa penista agama Ahok dipenjara di Jakarta, Jumat (05/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Dr Mohammad Baharun, menilai, seyogianya terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang masih berada di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas).

Ia mengatakan, dengan hasil pengajuan kembali (PK) Ahok yang ditolak oleh Mahkamah Agung (MA), Ahok sudah seharusnya berada di lapas berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Baca: Tolak PK Ahok, Ini Kata MA soal Alasannya

“Mestinya (Ahok) harus menjalani hukuman di penjara atau lembaga pemasyarakatan (LP) untuk mendapatkan pembinaan. Bukan di Mako Brimob. Kalau di sini dia ditahan boleh sewaktu masih terdakwa dulu, tapi sekarang harus menjalani hukuman di LP,” ujar Baharun kepada hidayatullah.com, Senin (02/04/2018).

Baharun menambahkan, Ahok harus segera dipindahkan ke LP agar tidak timbul fitnah dan preseden buruk di kemudian hari.

Baca: PK Ahok Ditolak MA Dinilai Sudah Tepat

Ia menyinggung, jika ada pejabat tinggi berstatus terpidana, maka akan diprioritaskan ditahan secara khusus. Sedangkan bila orang miskin jadi terpidana, maka ditempatkan di LP yang kumuh dan over kapasitas.

“Pejabat yang berkompeten harus peka terhadap rasa keadilan di masyarakat. Saya berharap hal ini tidak akan jadi penyebab kegaduhan masyarakat jika ditangani dengan bijak dan adil,” harapnya.

Sebelumnya, MA pada Senin (26/03/2018) menolak PK yang diajukan Ahok. Ahok mengajukan PK atas kasus penistaan agama, dimana Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok bersalah dengan hukuman dua tahun penjara.* Zulkarnain

Baca: Kuasa Hukum Menuduh Pelapor Ahok Merupakan Pembencinya

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ditolak Jadi Gubernur, Ahok: Suara PKS di DKI Berapa?‏

Ditolak Jadi Gubernur, Ahok: Suara PKS di DKI Berapa?‏

Kurs Rupiah Terus Melemah, DPR Minta BI Ambil Langkah Kongkret

Kurs Rupiah Terus Melemah, DPR Minta BI Ambil Langkah Kongkret

Penutupan Dolly Jelang Ramadhan Dinilai Pas Bagi Pelacur

Penutupan Dolly Jelang Ramadhan Dinilai Pas Bagi Pelacur

Waspada, Sedot Keuntungan Tak Hanya Melalui Pulsa

Waspada, Sedot Keuntungan Tak Hanya Melalui Pulsa

Soal Serangan Rusia, PBB Dinilai Tak Berfungsi

Soal Serangan Rusia, PBB Dinilai Tak Berfungsi

Baca Juga

Berita Lainnya