Jum'at, 5 Maret 2021 / 21 Rajab 1442 H

Nasional

DPR: Kebijakan Trump Memicu Konflik Berkepanjangan

Zulkarnain/hidayatullah.com
Massa Jawara Betawi dan elemen ormas lain membakar foto Presiden Donald Trump dan bendera AS di depan Kedubes AS di Jakarta, Senin (11/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Rofi Munawar, menjelaskan, ada berbagai dampak yang signifikan dari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Baitul Maqdis (Yerusalem) sebagai ibu kota Israel dan merelokasi Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

Pertama, terangnya, kebijakan itu jelas-jelas melanggar sejumlah resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terutama yang berkaitan dengan status legal Baitul Maqdis.

Kedua, menurut Rofi, Baitul Maqdis bukan hanya kota suci bagi umat Yahudi. Tetapi ada banyak situs Islam dan Kristen di sana yang menunjukkan eksistensi agama tersebut baik dari sisi ideologi maupun sejarah. Contoh kongkretnya, kata dia, adalah Masjidil Aqsha.

Baca: Mayoritas Parlemen Negara Muslim Bulat Tolak Kebijakan Trump

“Jika Yerusalem dikuasai Israel, maka semua itu akan terancam keberadaannya. Hal ini bukan hanya merugikan warga Palestina, tetapi umat Islam dan Kristen secara keseluruhan,” ungkapnya kepada hidayatullah.com melalui sambungan telepon, kemarin (28/03/2018).

Ketiga, sambung Rofi, kebijakan Trump akan memicu konflik yang berkepanjangan, dan pendudukan Zionis-Israel terhadap bangsa Palestina akan semakin menemukan pembenarannya.

“Itulah sebabnya kebijakan itu harus ditolak,” tandasnya.

Indonesia, tegasnya, sangat berkepentingan untuk menolak kebijakan Trump karena itu adalah bagian dari amanat konstitusi.*

Baca: DPR RI Desak PBB Minta AS Cabut Klaim Kontroversial atas Al-Quds

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PP Muhammadiyah Minta Perusahaan Air Meneral Asing Batalkan Kontrak

PP Muhammadiyah Minta Perusahaan Air Meneral Asing Batalkan Kontrak

Pesantren YAPI Pasca Insiden Kerusuhan

Pesantren YAPI Pasca Insiden Kerusuhan

Akhir Perjalanan Gembong Narkoba Freddy Budiman

Akhir Perjalanan Gembong Narkoba Freddy Budiman

Inilah Alasannya Mengapa Tarif Go-Jek Bisa Murah

Inilah Alasannya Mengapa Tarif Go-Jek Bisa Murah

Mahfud MD: Hukum Indonesia Tidak Tegak Karena Semua Pejabatnya Korupsi

Mahfud MD: Hukum Indonesia Tidak Tegak Karena Semua Pejabatnya Korupsi

Baca Juga

Berita Lainnya