Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Politisi PDIP Arteria Dahlan Umpat Kementerian Agama Disayangkan

Tulungagung TIMES
Politisi PDIP Arteria Dahlan.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Umpatan Politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, kepada Kementerian Agama (Kemenag) disayangkan banyak pihak.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen PPP) Arsul Sani menilai, tindakan Arteria sangat tidak mencerminkan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Arteria dinilai tidak menjaga kehormatannya dalam berucap.

“Kalau di satu sisi anggota DPR itu ingin disebut terhormat, maka ia juga bisa menjaga kehormatannya termasuk kehormatannya berucap atau kehormatan lidahnya,” ujarnya kepada wartawan termasuk hidayatullah.com usai mengisi diskusi publik di kantor Imparsial, Tebet, Jakarta, Kamis (29/03/3018).

Baca: Politisi PDIP Sebut Logika Anak Muda Pendukung Ahok Ngawur

Karena itu, ia mengatakan, apa yang dilakukan Arteria tidak pas sebagai seorang anggota DPR baik yang berkoalisi dengan pemerintah ataupun yang tidak berkoalisi.

Seyogianya memang anggota dewan harus kritis terhadap segala hal. Tetapi yang harus diperhatikan, pesannya, antara kritis dan menghina itu adalah dua hal yang harus dibedakan.

“Makanya itulah adanya perdebatan pada pasal penghinaan Presiden. Tapi kita berkeyakinan dua hal tersebut bisa dibedakan. Ketika kita sendiri tidak bisa membedakan antara kritis dan menghina, itu jadi masalah berarti,” singgungnya.

Baca: PDI-P dan Partai Komunis China Tindak Lanjuti Kerjasama Bangun “Rumah Soekarno”

Sebelumnya, Arteria melontarkan umpatan keras kepada Kemenag saat membahas kasus First Travel pada rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/03/2018).

Dalam rapat tersebut, Jaksa Agung HM Prasetyo menyinggung kasus travel haji-umrah tersebut yang sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Depok.

Arteria meminta Kejaksaan tidak hanya menginventarisasi aset travel itu, tetapi juga secara aktif melacaknya karena itu berkaitan dengan kerugian yang diderita masyarakat. Ia mengaku pernah membahas masalah First Travel semasa ditempatkan di Komisi VIII.

“Saya satu komisi satu bulan sama (kasus First Travel) ini, Pak. Ini masalah dapil, Pak. Yang dicari jangan kayak tadi Bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bangsat, Pak, semuanya, Pak,” kata Arteria kepada Prasetyo.* Zulkarnain

Baca: Politisi PDIP Bantah Sebut Situs Islam Berbahaya dibanding Pornografi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wakil Ketua MUI: Negara atau Sekolah Harus Wajibkan  Anak Didik Berpakaian Sesuai Ajaran Agamanya

Wakil Ketua MUI: Negara atau Sekolah Harus Wajibkan Anak Didik Berpakaian Sesuai Ajaran Agamanya

Wakaf Produktif, Solusi Lain untuk Sejahterakan Umat

Wakaf Produktif, Solusi Lain untuk Sejahterakan Umat

Pimpin Relawan, Bupati Enrekang: Mari Rawat Anak-anak Yatim Korban Gempa Palu

Pimpin Relawan, Bupati Enrekang: Mari Rawat Anak-anak Yatim Korban Gempa Palu

Aksi ‘Ketuk Pintu’ Misionaris Resahkan Warga Pekanbaru

Aksi ‘Ketuk Pintu’ Misionaris Resahkan Warga Pekanbaru

Kemenag Bersama LIPI, & Nano Center Indonesia Kembangkan Madrasah Riset

Kemenag Bersama LIPI, & Nano Center Indonesia Kembangkan Madrasah Riset

Baca Juga

Berita Lainnya