Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Yusril Nilai Dakwaan atas Alfian Tanjung Keliru

zulkarnain/hidayatullah.com
Prof Yusril Ihza Mahendra.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sidang lanjutan atas Alfian Tanjung digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Rabu (28/03/2018).

Sidang kali ini menghadirkan keterangan ahli hukum yaitu, Ahli Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra dan Ahli Hukum Pidana, Abdul Chair Ramadhan.

Berdasarkan pantauan hidayatullah.com, ruang sidang telah penuh sejak pukul 09.30 WIB oleh jamaah dan beberapa anggota ormas yang berdatangan dari beberapa daerah, untuk menyaksikan langsung sidang terkait ucapan Alfian soal PKI tersebut.

Yusril mengatakan, sebenarnya Alfian tidak bisa dipidana, karena yang didakwakan Pasal 310.

Yusril mengatakan bahwa Pasal 310 kaitannya dengan orang, bukan dengan partai atau dengan golongan.

“Enggak ada yang bisa dipidana kalau beliau ini jika pakai pasal itu, pasal 28 UU ITE ditujukan kepada golongan-golongan. Pertanyaannya apakah partai masuk pada golongan itu?” ujarnya kepada hidayatullah.com di PN Jakpus.

“Ini sebenarnya keliru dakwaan, menurut saya,” tegasnya.

Alfian didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) terkait cuitannya di media sosial yang menyatakan, 85 persen kader PKI ada di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Atas cuitan tersebut, Alfian dilaporkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto ke Polda Metro Jaya.

Alfian kini sedang menjalani masa tahanan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, dan disangka melanggar pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) UURI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UURI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MNC Mengklaim Stasiun TV nya Pendukung Dakwah

MNC Mengklaim Stasiun TV nya Pendukung Dakwah

Santri Hidayatullah Desak Pemerintah Balikpapan Tak Takut Tutup Lokalisasi

Santri Hidayatullah Desak Pemerintah Balikpapan Tak Takut Tutup Lokalisasi

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh Pada Ahad

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh Pada Ahad

MK Diyakini akan Batalkan Perppu Ormas, Ini Alasannya

MK Diyakini akan Batalkan Perppu Ormas, Ini Alasannya

Korban Gempa-Tsunami Sulteng Hampir 1.000 Orang Meninggal

Korban Gempa-Tsunami Sulteng Hampir 1.000 Orang Meninggal

Baca Juga

Berita Lainnya