Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dr Amir Faishol: Umat Islam Harus Tegas Membela Palestina

Amir Faishol Fath.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ahli Tafsir Al-Qur’an, Dr Amir Faishol Fath, mengatakan, tidak ada pilihan bagi kaum Muslimin selain bersikap tegas terhadap urusan Palestina yang saat ini sedang ditindas dan dijajah oleh Zionis-Israel.

Ia menegaskan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala meminta hamba-Nya untuk bukan sekadar patuh secara ritual, tapi juga harus punya sikap keberpihakan terhadap urusan umat Islam.

“Karena itu Allah sering menceritakan tentang sikap-sikap yang harus kita buktikan,” ujarnya dalam pertemuan ulama, dai, dan aktivis Islam Indonesia membahas Baitul Maqdis di Cikini, Jakarta, Rabu (21/03/2018).

Baca: Syeikh Nawwaf Takruri: Membela Palestina Bentuk Integritas Keimanan

Doktor Tafsir Al Qur’an International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan ini menambahkan, dalam al-Qur’an, Allah bercerita bahwa Masjidil Aqsa (Palestina) adalah bagian dari umat Islam yang tidak terpisahkan, sampai-sampai Allah ikat pada Surat Al-Isra ayat 1.

“Betapa ini satu kesatuan, siapa yang memisahkan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha berarti dia telah membelah ayat ini,” katanya.

Kalau memang seseorang beriman, terang Amir, harus ia buktikan bahwa jelas punya sikap untuk satu hati membela Masjidil Aqsa dan umat Islam.

“Rasulullah bersabda barang siapa yang tidak membela umat Islam berarti dia tidak termasuk orang Islam,” pungkasnya.*

Baca: Baitul Maqdis dan Sikap Umat Islam

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dubes Saudi sebut Berita Pemindahan Makan Nabi adalah Fitnah

Dubes Saudi sebut Berita Pemindahan Makan Nabi adalah Fitnah

Pemerintah Diimbau Membimbing Ormas yang Dituduh Anti Pancasila

Pemerintah Diimbau Membimbing Ormas yang Dituduh Anti Pancasila

Kementerian Agama Luncurkan Aplikasi Al-Quran Digital

Kementerian Agama Luncurkan Aplikasi Al-Quran Digital

Proses Seleksi Anggota KPI Dinilai Tidak Transparan

Proses Seleksi Anggota KPI Dinilai Tidak Transparan

Kemenag-DPR Sepakati BPIH Rp 34,1 Juta

Kemenag-DPR Sepakati BPIH Rp 34,1 Juta

Baca Juga

Berita Lainnya