Sabtu, 23 Januari 2021 / 9 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Kampanyekan Bahaya LGBT, AILA Mengaku Kerap Disoroti Media Asing

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Prof Euis Sunarti (kanan) dan Ketua AILA Rita Soebagio di Gedung MK, Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Rita Soebagio mengatakan, terkait misi organisasinya untuk memahamkan bahaya gerakan LGBT dan feminisme, AILA kerap disoroti media asing.

Termasuk, terangnya, kabar mengenai menghilangnya fanspage AILA Indonesia di laman media sosial Facebook.

Baca: AILA Bersyukur Masyarakat Daerah Tolak LGBT

“Sebetulnya untuk apa media asing menghubungi AILA Indonesia? Kan yang menghapus fanspage AILA Indonesia adalah pihak Facebook. Seharusnya media asing bertanya langsung kepada pihak Facebook,” ujar Rita kepada hidayatullah.com Jakarta, Senin (19/03/2018).

Meski demikian, AILA Indonesia, sambung Rita, terus berupaya menyadarkan dan membuka mata masyarakat bahwa bahaya LGBT dan feminisme sangat nyata. Serta bagaimana cara menanggulanginya.

Baca: Gelar Roadshow, AILA Beberkan Fakta Mengerikan LGBT

Ia mengungkapkan, mulai awal 2018 ini AILA melakukan roadshow ke beberapa daerah seperti Malang, Surabaya, Medan, Balikpapan, dan Pandeglang untuk mensosialisasikan hasil kajian terbaru AILA tentang gerakan LGBT.

“Sebelum melakukan roadshow, kita melakukan survei terkait data di masing-masing daerah, terutama mengenai LGBT. Dari data tersebut ditarik kesimpulan bahwa fenomena LGBT ini ternyata sudah merambah ke seluruh wilayah Indonesia. Bahkan sampai ke daerah kecil sekalipun,” jelasnya.

Baca: Facebook Dinilai Tak Adil, AILA Beralih ke Medsos Buatan dalam Negeri

Karenanya, Rita menegaskan, pihaknya akan terus mengajak dan menyampaikan bahaya dari gerakan yang dapat merusak generasi mendatang dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila tersebut.

Sebelumnya, media berbahasa Inggris The Jakarta Post pada medio Agustus 2016 menyebut AILA adalah kelompok ibu-ibu yang lebih berbahaya dari ormas Front Pembela Islam (FPI) yang dituding garis keras.*

Baca: Fanspage AILA Diblokir, Facebook Dinilai Merasa Terancam

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammadiyah Fatwakan Bantu Korban Bencana

Muhammadiyah Fatwakan Bantu Korban Bencana

Presiden Jokowi Resmi Buka Muktamar ke-33 NU di Jombang

Presiden Jokowi Resmi Buka Muktamar ke-33 NU di Jombang

MUI Jember: Buku “57 Khutbah Jumat” Janggal, Tak Ada Nama Penulis dan Alamat Penerbit

MUI Jember: Buku “57 Khutbah Jumat” Janggal, Tak Ada Nama Penulis dan Alamat Penerbit

Hadapi Akhir Zaman, Muslim Harus Berkepribadian Emas dan Lebah

Hadapi Akhir Zaman, Muslim Harus Berkepribadian Emas dan Lebah

UAS Dideportasi, Fadli Zon: Pemerintah Harus Minta Penjelasan Hong Kong

UAS Dideportasi, Fadli Zon: Pemerintah Harus Minta Penjelasan Hong Kong

Baca Juga

Berita Lainnya