Kampanyekan Bahaya LGBT, AILA Mengaku Kerap Disoroti Media Asing

“Sebetulnya untuk apa media asing menghubungi AILA Indonesia? Kan yang menghapus fanspage AILA Indonesia adalah pihak Facebook."

Kampanyekan Bahaya LGBT, AILA Mengaku Kerap Disoroti Media Asing
yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Prof Euis Sunarti (kanan) dan Ketua AILA Rita Soebagio di Gedung MK, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Rita Soebagio mengatakan, terkait misi organisasinya untuk memahamkan bahaya gerakan LGBT dan feminisme, AILA kerap disoroti media asing.

Termasuk, terangnya, kabar mengenai menghilangnya fanspage AILA Indonesia di laman media sosial Facebook.

Baca: AILA Bersyukur Masyarakat Daerah Tolak LGBT

“Sebetulnya untuk apa media asing menghubungi AILA Indonesia? Kan yang menghapus fanspage AILA Indonesia adalah pihak Facebook. Seharusnya media asing bertanya langsung kepada pihak Facebook,” ujar Rita kepada hidayatullah.com Jakarta, Senin (19/03/2018).

Meski demikian, AILA Indonesia, sambung Rita, terus berupaya menyadarkan dan membuka mata masyarakat bahwa bahaya LGBT dan feminisme sangat nyata. Serta bagaimana cara menanggulanginya.

Baca: Gelar Roadshow, AILA Beberkan Fakta Mengerikan LGBT

Ia mengungkapkan, mulai awal 2018 ini AILA melakukan roadshow ke beberapa daerah seperti Malang, Surabaya, Medan, Balikpapan, dan Pandeglang untuk mensosialisasikan hasil kajian terbaru AILA tentang gerakan LGBT.

“Sebelum melakukan roadshow, kita melakukan survei terkait data di masing-masing daerah, terutama mengenai LGBT. Dari data tersebut ditarik kesimpulan bahwa fenomena LGBT ini ternyata sudah merambah ke seluruh wilayah Indonesia. Bahkan sampai ke daerah kecil sekalipun,” jelasnya.

Baca: Facebook Dinilai Tak Adil, AILA Beralih ke Medsos Buatan dalam Negeri

Karenanya, Rita menegaskan, pihaknya akan terus mengajak dan menyampaikan bahaya dari gerakan yang dapat merusak generasi mendatang dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila tersebut.

Sebelumnya, media berbahasa Inggris The Jakarta Post pada medio Agustus 2016 menyebut AILA adalah kelompok ibu-ibu yang lebih berbahaya dari ormas Front Pembela Islam (FPI) yang dituding garis keras.*

Baca: Fanspage AILA Diblokir, Facebook Dinilai Merasa Terancam

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !