Kasus Pelarangan Cadar

MUI Minta IAIN Bukittinggi Tiru UIN Suka Cabut Larangan Cadar

Anwar menambahkan, pemakaian cadar merupakan hak warga negara yang dilindungi Undang-Undang pasal 29.

MUI Minta IAIN Bukittinggi Tiru UIN Suka Cabut Larangan Cadar
yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Sekjen MUI Anwar Abbas di kantor MUI, Jakarta, Rabu (17/01/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Anwar Abbas, meminta Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, Sumatera Barat, meniru UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta yang telah mencabut larangan pemakaian cadar.

“Janganlah dilarang pemakaian cadar. Karena itu masalah khilafiyah. Kita terima perbedaan itu dengan lapang dada, toleransi,” nasihatnya saat dihubungi hidayatullah.com Jakarta, Sabtu (17/03/2018).

Baca: MUI Sambut Gembira Pencabutan Larangan Bercadar

Anwar menambahkan, pemakaian cadar merupakan hak warga negara yang dilindungi Undang-Undang pasal 29.

“Jadi jangan dicabut haknya,” tegasnya.

Kebijakan rektor IAIN Bukittinggi yang melarang pemakaian cadar menurutnya bertentangan dengan aturan negara yang lebih tinggi.

“Karena itu batal demi hukum itu,” ujarnya.

Baca: MUI: Bercadar Boleh, Mempertontonkan Aurat Dilarang

Anwar yang juga seorang dosen merasa cadar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Suara mahasiswi yang bercadar tetap bisa ia dengar dengan jelas.

“Mahasiswa saya ada yang pakai cadar, mengajukan pertanyaan kepada saya, sama jelasnya dengan yang tidak bercadar,” tuturnya.* Andi

Baca: Ketua MUI Sumbar: Larangan Cadar IAIN Bukittinggi Harus Dihentikan

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !