Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jazuli Minta PBB-UNHCR Lebih Serius Hentikan Konflik Kekerasan

ist.
Rombongan politisi PKS bertemu dengan Komisi Tinggi UNHCR, badan PBB yang menanangani pengungsi korban konflik, di Jenewa, Swiss, Rabu (14/03/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini, bertemu dengan Komisi Tinggi UNHCR, badan PBB yang menanangani pengungsi korban konflik, di Jenewa, Swiss, Rabu lalu (14/03/2018).

Jazuli menyampaikan, tujuan kedatangannya ke sana dalam rangka membawa misi menyuarakan keprihatinan, sekaligus kepedulian terhadap penanganan kemanusiaan para pengungsi korban konflik khususnya di Rohingnya, Suriah, Palestina, Srilanka, dan lainnya.

“Sembari mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras UNHCR demi kemanusiaan dunia selama ini,” ujarnya kepada hidayatullah.com dalam keterangan tertulis, kemarin (15/03/2018).

Baca: Penjajah Kaget, Sekolah PBB Palestina Hapus Israel dari Peta di Buku Pelajaran

Dalam pernyataannya di depan Komisi UNHCR, Jazuli meminta PBB khususnya UNHCR untuk lebih serius dan kuat dalam menghentikan konflik kekerasan atas nama apapun, karena korbannya adalah anak-anak, perempuan, dan orangtua.

Jazuli mengaku sempat menangis saat mengajak forum tersebut untuk memikirkan korban konflik di berbagai negara seperti Palestina, Suriah, Rohingya, Srilanka, dan lain sebagainya tersebut.

“Bayangkan jika mereka adalah anak-anak kita, orangtua kita, atau saudara-saudara kita sendiri yang tersiksa dan terbunuh dengan cara mengenaskan dan memilukan akibat konflik,” tuturnya.

Karena itu, terangnya, atas nama rakyat Indonesia, atas nama parlemen Indonesia, dan atas nama Pemerintah Indonesia yang cinta kemanusiaan dan perdamaian, Jazuli meminta PBB untuk ikut menghentikan kekerasan dan mencarikan solusi damai bagi negara-negara yang sedang dilanda konflik.

Baca: Presiden Jokowi Berharap, PBB Lebih Berkontribusi Wujudkan Palestina Merdeka

“Setop konflik sekarang juga. Hentikan semua bentuk kekerasan yang hanya menghasilkan kesedihan bagi masyarakat dunia karena anak kehilangan ayah dan ibunya, sebaliknya orangtua kehilangan anak-anaknya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Jazuli didampingi politisi PKS lainnya di antaranya Nasir Djamil, Tamsil Linrung, Sutriyono, Yudi Koutoky, dan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri.

Delegasi juga didampingi langsung oleh Duta Besar/Perwakilan Tetap RI untuk PBB Hasan Kleib dan ditemui oleh Volker Turk dan Indrika Lawatte dari Komisi UNHCR.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

GNPF MUI: Kami Datang dengan Damai, Berhentilah Menakut-Nakuti

GNPF MUI: Kami Datang dengan Damai, Berhentilah Menakut-Nakuti

Menag Siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama Pengganti UU PNPS 1965

Menag Siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama Pengganti UU PNPS 1965

Warga Padang Deklarasi Cegah LGBT

Warga Padang Deklarasi Cegah LGBT

Soal Bencana Asap, PBB Usulkan Para Ulama Gelar Shalat Istisqa’

Soal Bencana Asap, PBB Usulkan Para Ulama Gelar Shalat Istisqa’

Para Korban dan Badan Pesawat Diharapkan Segera Ditemukan

Para Korban dan Badan Pesawat Diharapkan Segera Ditemukan

Baca Juga

Berita Lainnya