Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bimas Islam: Para Penyuluh Agama Garda Terdepan Kemenag

abdus syakur/hidayatullah.com
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Prof Muhammadiyah Amin, dalam sambutannya pada pembukaan acara pelatihan 'indepth reporting' media Islam online di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Rabu (14/03/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Dirjen Bimas Islam Kemenag), Prof Muhammadiyah Amin, menyampaikan, pihaknya ingin mewujudkan masyarakat Islam Indonesia yang taat beragama dan sejahtera lahir batin sebagaimana visi dari Bimas Islam sendiri.

“Kalau umat Islam sudah taat beragama dan sejahtera, selesai itu,” ujarnya saat membuka pelatihan indepth reporting media Islam online di Hotel Lumire, Jakarta, semalam, Rabu (14/03/2018).

Karena itu, sambungnya, misi Bimas Islam sederhana saja. Yakni meningkatkan kualitas bimbingan, layanan keagamaan, dan pemberdayaan potensi ekonomi umat Islam Indonesia.

Baca: Dirjen Bimas Islam Ingatkan Penghulu Jaga Integritas

Muhammadiyah Amin menerangkan, adapun bimbingan tersebut beriringan dengan 33 program kerja di empat direktorat di bawah Bimas Islam.

“Tetapi yang menjadi program unggulan sebagaimana yang ditetapkan pada Rakernas 2018 paling tidak hanya sembilan,” ungkapnya.

Di antara program unggulan itu, jelasnya, adalah SAPA, yakni menyapa penyuluh agama. Hal itu, sebutnya, karena garda terdepan Kemenag ada di para penyuluh.

“Walaupun jumlahnya sangat terbatas, hanya 49.016 orang. Itupun yang terbesar non-PNS, honornya Rp 500 ribu per bulan,” imbuhnya.

Baca: “Bimas Islam Mengabdi untuk Negeri”, Buku soal Penghulu Agama akan Disusun

Selain itu, lanjut Muhammadiyah Amin, program SALAM, akronim dari silaturahim lembaga keagamaan. Ia menyebutkan, program ini sudah berlangsung lama karena yang menangani ormas adalah Bimas Islam di bawah Kasubdit Kemitraan.

Kemudian program Bimwim, singkatan dari bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Program ini, terangnya, merupakan modifikasi dari program Suscatim atau Kursus Calon Pengantin.

“Serta program-program lainnya,” tandas mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo ini.*

Baca: Kemenag Gelar Rakornas Ditjen Pendis dan Pelatihan Jurnalistik

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Buni Yani akan Disidang, Kuasa Hukum Nyatakan Siap Menghadapinya

Buni Yani akan Disidang, Kuasa Hukum Nyatakan Siap Menghadapinya

Johan Khan Ajukan Praperadilan Pemberhentian Kasus Ade Armando

Johan Khan Ajukan Praperadilan Pemberhentian Kasus Ade Armando

Ijtima Rekomendasikan Prabowo Capres, Salim atau UAS Cawapres

Ijtima Rekomendasikan Prabowo Capres, Salim atau UAS Cawapres

Menag Menilai Penting Upaya Penyatuan Kalender Hijriyah

Menag Menilai Penting Upaya Penyatuan Kalender Hijriyah

KNRP Minta DPR Mengevaluasi Kinerja KPI Pusat

KNRP Minta DPR Mengevaluasi Kinerja KPI Pusat

Baca Juga

Berita Lainnya