Dompet Dakwah Media

UIN Suka Cabut Larangan Bercadar, Dahnil: Alhamdulillah

"Saya apresiasi keputusan UIN Suka cabut larangan cadar. Terus ajak mereka yang bercadar berdialog, “adu” dalil dan nalar."

UIN Suka Cabut Larangan Bercadar, Dahnil: Alhamdulillah
skr/hidayatullah.com
Ketum Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada pembukaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (30/01/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta akhirnya mencabut larangan penggunaan cadar di lingkungan kampus tersebut, Sabtu (10/03/2018). Sejumlah pihak menanggapi positif langkah tersebut.

“Alhamdulillah,” ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada hidayatullah.com melalui pesan singkatnya di WhatsApp, Sabtu malam, menanggapi berita pencabutan larangan bercadar di UIN Suka tersebut.

Baca: UIN Suka Yogyakarta Cabut Larangan Cadar, Ini Alasannya

Dahnil menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan pencabutan larangan bercadar di UIN Suka tersebut.

Dahnil pun berharap pihak UIN Suka membuka pintu dialog dengan para mahasiswi yang bercadar di kampus itu.

Jika telah berdialog dan pengguna cadar masih mengenakan cadarnya, Dahnil berpesan agar keputusan mereka tersebut dihormati.

“Saya apresiasi keputusan UIN Suka cabut larangan cadar. Terus ajak mereka yang bercadar berdialog, “adu” dalil dan nalar. Kampus rumahnya dialektika. Mereka yang berakal sehat pasti menerima penalaran yang benar. Bila masih bercadar, kita hormati sebagai keputusan mereka,” ujar Dahnil.

Baca: PP Muhammadiyah: Sebaiknya UIN Yogyakarta Pertimbangkan Persekusi Cadar

Sebelumnya, Pihak UIN Suka menyampaikan alasan pencabutan tersebut dalam surat bernomor B-1679/Un.02/R/AK.00.3/03/2018 dengan perihal “Pencabutan Surat tentang Pembinaan Mahasiswi Bercadar”.

Surat bersifat “Penting” yang ditandatangani Rektor UIN Suka Yudian Wahyudi itu ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas, dan Kepala Unit/Lembaga UIN Suka Yogyakarta.

“Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Universitas (RKU) pada Sabtu, 10 Maret 2018 diputuskan bahwa Surat Rektor No. B-1301/Un02/R/AK.00.3/02/2018 tentang Pembinaan Mahasiswi Bercadar dicabut demi menjaga iklim akademik yang kondusif,” jelas Yudian dalam salinan surat yang diterima hidayatullah.com, Sabtu (10/03/2018) malam.

Baca: MUI: Pelarangan Cadar Menyenggol Agama dan Hukum Positif

 

Sebelum ini, Dahnil menyayangkan adanya pelarangan penggunaan cadar apalagi di kampus pendidikan Islam.

“Yang paling disayangkan adalah, larangan tersebut datang dari Universitas Islam, dimana seharusnya memahami dengan baik terkait keberagaman tafsir dalam Islam,” ujar Dahnil dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (08/03/2018).*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !