Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

MUI: Pelarangan Cadar Menyenggol Agama dan Hukum Positif

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Anwar Abbas di kantor MUI, Jakarta, Rabu (17/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyatakan, keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang melarang mahasiswanya memakai cadar merupakan hal yang bersinggungan dengan agama dan hukum.

“Kasus (larangan cadar) yang di Jogja ini ada dua ranah yang kesenggol sekaligus, yaitu ranah agama dan ranah hukum positif,” ujarnya kepada wartawan termasuk hidayatullah.com di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (06/03/2018).

Baca: PP Muhammadiyah: Sebaiknya UIN Yogyakarta Pertimbangkan Persekusi Cadar

Anwar menambahkan, memakai cadar merupakan masalah furuiyah atau cabang di dalam agama Islam. Sebagian ulama berpendapat bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat, sebagian lainnya mengecualikan wajah dan telapak tangan sebagai bagian dari aurat wanita.

“Dalam hal yang furuiyah seperti ini MUI bertoleransi dan mengimbau supaya umat dalam masalah ini untuk lebih berlapang dada dan saling menerima” paparnya.

Baca: Sayangkan Pelarangan, Fahira akan Advokasi Jika Mahasiswi Bercadar Dipecat

Akan tetapi MUI bersikap tegas jika perbedaan itu dalam masalah pokok agama (aqidah) seperti masalah Tuhan, Nabi, dan lain-lain.

Selanjutnya, Anwar juga menyebutkan bahwa peraturan larangan cadar juga bersinggungan dengan ranah hukum positif. Dimana Undang-Undang Dasar 1945 menempati posisi tertinggi dalam hirarki hukum di Indonesia.

Pada Pasal 29 ayat 2 UUD 1945; menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

“Jadi kalau misalnya warga negara ada yang memakai cadar, negara harus menghormati itu,” tegasnya.* Zulkarnain

Baca: Cadar Menghantui Kampus Islam?

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wamendagri Arab Saudi kunjungi lokasi bantuan Tsunami Aceh

Wamendagri Arab Saudi kunjungi lokasi bantuan Tsunami Aceh

Netty Aher Komentari Pelarangan Mudik dan Pembukaan tempat Wisata

Komisi IX DPR: Isu Resufhle Kabinet Jangan Hanya Sebagai Angin Lalu

Anggap  Tradisi Penyembah Berhala, Santri Luqmanul Hakim Tolak Valentine’s

Anggap Tradisi Penyembah Berhala, Santri Luqmanul Hakim Tolak Valentine’s

ICMI Siap Membantu Saudagar Muslim

ICMI Siap Membantu Saudagar Muslim

Kemenag Tegur Keras Penerbit Al-Qur’an tanpa Surat Al-Maidah Ayat 51-57

Kemenag Tegur Keras Penerbit Al-Qur’an tanpa Surat Al-Maidah Ayat 51-57

Baca Juga

Berita Lainnya