Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Lima Pesan bagi Para Pengguna Medsos Menghindari Jebakan

ist.
[Ilustrasi] Media sosial.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pegiat media sosial Mustofa B Nahrawardaya menyampaikan sejumlah pesannya kepada para pengguna medsos, khususnya umat Islam.

Pesan itu ia sampaikan terkait dengan maraknya jebakan info di WhatsApp (WA), maupun di medsos lain yang kata dia banyak menelan korban dari umat Islam yang memang golongan paling banyak menggunakan pesawat seluler.

“Untuk menghindari Bapak/Ibu/saudara dan anak-anak kita agar tidak masuk penjara, maka saya sarankan hal-penting sebagai berikut: Pertama, segeralah keluar grup jika tiba-tiba ada undangan atau invite atau secara tidak sadar nomor anda telah masuk dalam Grup WA yang tidak anda kenal. Anda jangan justru merasa terhormat hanya karena banyak diundang ke Grup WA oleh orang yang tidak dikenal. Sudah banyak yang jadi korban dari jebakan ini. Waspadalah!” ungkap Mustofa kepada hidayatullah.com di Jakarta dalam wawancara panjang semalam, Kamis (01/02/2018).

Baca: ‘MCA Asli Membela Islam tanpa Ujaran Kebencian’

Kedua, pesan Mustofa, jangan mudah menyebar meme, link berita, capture berita, gambar lucu, broadcast, maupun link internet, dan bentuk-bentuk informasi yang diterima pengguna medsos.

“Jika anda menerima materi-materi yang tidak anda ketahui kebenaran/fakta dari sumber asal aslinya, sebaiknya hentikan di tangan anda. Jangan disebarkan. Sudah banyak korban dari jebakan model ini. Waspadalah!” imbau Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah ini.

Ketiga, lakukan tabayyun atau klarifikasi kepada para pengirim informasi, sekalipun yang mengirim adalah orang dekat: anak, isteri, suami, paman, teman kantor, teman Grup WA, teman organisasi, atau teman seprofesi.

“Mulai ada modus misterius: ‘Tiba-tiba nama kita di Grup WA tidak berubah, namun nomor HP kita telah berganti dengan nomor HP misterius’. Waspadalah!” imbaunya.

Baca: Akun Bajakan Tebar Fitnah Organisasi Jurnalis Muslim

Kemudian, para pengguna medsos diwanti-wanti, jangan mudah mengunggah meme, link berita, capture berita, gambar lucu, broadcast, maupun link internet, dan bentuk-bentuk informasi lain yang diterima di ponsel, ke dalam Grup WA, jika pengguna medsos tersebut tidak yakin kebenaran dan kemanfaatan info tersebut.

“Kecerobohan anda, dapat menjerumuskan anggota yang lain, dan sangat berpotensi menyebabkan teman-teman anda masuk penjara. Waspadalah!” seru Mustofa yang aktif bermedsos lewat akun Twitternya @NetizenTofa.

“Kini,” pesan kelima Mustofa, “berhentilah memakai Grup WA atau media sosial, jika anda sama sekali tidak paham bahwa sekarang banyak jebakan misterius yang ada di Grup WA maupun media sosial lainnya, khususnya menjelang tahun pesta demokrasi.”*

Baca: Mustofa Nahrawardaya: Waspadai Jebakan Operasi Intelijen di Dunia Maya dan FB

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Belum Ada Cara Hentikan Laju Korupsi

Belum Ada Cara Hentikan Laju Korupsi

Lima Kejanggalan Operasi Densus 88 di Ciputat

Lima Kejanggalan Operasi Densus 88 di Ciputat

Soal Aliran Gafatar, Komisi VIII Meminta MUI Mengkaji Secara Mendalam dan Menfatwakan

Soal Aliran Gafatar, Komisi VIII Meminta MUI Mengkaji Secara Mendalam dan Menfatwakan

Saksi Ba’asyir Mengaku Dibebaskan Kelompok Bersenjata

Saksi Ba’asyir Mengaku Dibebaskan Kelompok Bersenjata

Air Mata Haru di Selamatan Pelantikan Pemimpin Baru Jakarta

Air Mata Haru di Selamatan Pelantikan Pemimpin Baru Jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya