Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dewan Dakwah Aceh Gelar Daurah Amar Makruf Nahi Munkar

ist.
Syeikh Dr Abdullah bin Abdurrahman Al-Wathaban dari Markaz Al Muhtasib Riyadh, Arabi Saudi, saat menyampaikan materinya pada kegiatan Daurah Amar Makruf Nahi Munkar di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh, Kamis (01/03/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh bekerja sama dengan Markaz Al Muhtasib Riyadh, Arab Saudi, menggelar Daurah Syar’iyah Al Ihtisab Qawai’id Wa Mahaarat yaitu Pelatihan Metode dan Skill Amar Makruf Nahi Munkar di Hotel Kuala Radja, Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (01/03/2018).

Kegiatan yang berlangsung dengan menggunakan bahasa arab tersebut dibuka secara resmi oleh Kasatpol PP dan WH Aceh yang diwakili oleh Kabid Pengawasan Syariat Islam, Aidi Kamal.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Aidi Kamal mengatakan, di zaman moderen yang hidup serba gemerlap dengan kemajuan teknologi ini telah membuat perilaku seseorang semakin berubah gaya hidupnya.

Arus globalisasi yang datang dari dunia Barat tersebut semakin menimbulkan masalah baru bagi masyarakat. Belum lagi pergaulan dan perilaku yang banyak menyimpang dari ajaran agama.

Baca: KSHUMI Teguhkan Para Ulama-Dai Beramar Makruf Nahi Munkar

“Oleh karenanya, apabila kaum Muslimin tidak lagi beramar makruf nahi munkar, sudah pasti kejahatan akan merajalela. Akibatnya kita akan binasa ditelan oleh kejahatan itu sendiri,” ujar Aidi dalam rilisnya kepada hidayatullah.com.

Ia menambahkan, betapa mulianya seorang Muslim yang menyibukkan diri untuk beramar makruf nahi munkar dalam setiap kesempatan. Seperti menyampaikan dakwah Islamiyah di berbagai tempat yang tidak terikat dengan waktu, menegur yang berbuat salah, dan mengajak untuk berlomba-lomba menuju kebaikan.

“Hal ini tentunya sesuai dengan tupoksi Satpol PP dan WH Aceh yang melaksanakan urusan pemerintah bidang penegakan qanun dan syariat Islam, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dan hubungan antar lembaga,” tegas Aidi.

 

Baca: Penguasa Dzalim Muncul Dinilai karena Lemahnya Amar Makruf Nahi Munkar

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan, dalam sambutannya mengatakan, syariat Islam yang sudah berjalan lebih dari satu dekade ini senantiasa harus dikawal dan dijaga pelaksanaannya.

Pasalnya, jelasnya, pelaksanaan syariat Islam di Aceh ini selalu menjadi sorotan dunia luar.

Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry ini menambahkan, melalui daurah syar’iyah ini akan dapat memberikan pemahaman konsepsional tentang metode amar makruf nahi munkar.

Selain itu juga dapat menyusun strategi pelaksanaan amar makruf nahi munkar tersebut di tengah-tengah masyarakat.

Baca: Perumpamaan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

“Daurah ini akan bernilai tinggi dan bermanfaat dalam kehidupan kita. Dari itu kami berharap para peserta dapat bersungguh-sungguh dalam mengukutinya. Yang terpenting pasca daurah ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat. Dan kami juga berterima kasih kepada semua pihak atas prakarsa kegiatan ini,” ungkap Tgk Hasanuddin.

Sebelumnya, panitia pelaksana Muhammad Muslem menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari ulama, dai, ormas Islam, muhtasib, dan lembaga pendidikan Islam.

“Panitia juga menghadirkan pemateri dari Riyadh, Saudi Arabia. Yaitu Syeikh Dr Abdullah bin Abdurrahman Al-Wathaban dan Syeikh Shalih bin Sa’id Al-Dha’yan,” tutup Muslem.*

Baca: Dewan Dakwah Aceh Susun Program Kerja, Ikut Kawal Pelaksanaan Syariat Islam

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Sekjen FUI: Ada Konflik di Tubuh Densus 88

Sekjen FUI: Ada Konflik di Tubuh Densus 88

Indonesia Kalah dengan Timor Leste di FCTC

Indonesia Kalah dengan Timor Leste di FCTC

Elemen Masyarakat Sosialisasikan Fatwa MUI soal Natal ke Pusat Perbelanjaan Bogor

Elemen Masyarakat Sosialisasikan Fatwa MUI soal Natal ke Pusat Perbelanjaan Bogor

Sekolah Bukan untuk Jawab soal Ujian, Tapi Menjawab Persoalan Kehidupan

Sekolah Bukan untuk Jawab soal Ujian, Tapi Menjawab Persoalan Kehidupan

JK Perintahkan Pengurus Masjid Bakar Tabloid “Indonesia Barokah”

JK Perintahkan Pengurus Masjid Bakar Tabloid “Indonesia Barokah”

Baca Juga

Berita Lainnya