PK Ahok, Majelis Hakim Diminta Pertimbangkan Pendapat MUI, NU, dan Muhammadiyah

MUI, Muhammadiyah, dan NU ketika itu sama-sama menyatakan bahwa ucapan Ahok yang menyinggung Al-Maidah ayat 51 telah menodai agama Islam.

PK Ahok, Majelis Hakim Diminta Pertimbangkan Pendapat MUI, NU, dan Muhammadiyah
Rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Majelis Hakim PN Jakarta Utara pada sidang kasus Ahok di Auditorium Kementan, Jaksel, Selasa (25/04/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah haknya.

Begitu kata Prof Dr Yunahar Ilyas Lc MAg, salah satu Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yang dulu menjadi saksi ahli dari Muhammadiyah dalam persidangan Ahok sebelumnya.

“Kita tunggu aja (keputusannya),” ucap Yunahar dengan santai kepada hidayatullah.com Jakarta, Senin (26/02/2018). Senin pagi, sidang perdana PK kasus Ahok digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) di Jakarta Pusat.

Baca: Dinilai Vonis 2 Tahun Penjara Ahok Tak Memuaskan, PK Jangan Diterima

Yunahar yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), meminta Majelis Hakim untuk bersikap adil, jujur, dan memperhatikan fakta-fakta yang ada di persidangan sebelumnya, serta mempertimbangkan sikap dan pendapat keagamaan MUI, pendapat Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU).

MUI, Muhammadiyah, dan NU ketika itu sama-sama menyatakan bahwa ucapan Ahok yang menyinggung Al-Maidah ayat 51 telah menodai agama Islam.* Andi

Baca: Kuasa Hukum Menuduh Pelapor Ahok Merupakan Pembencinya

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !