Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

PK Ahok, Majelis Hakim Diminta Pertimbangkan Pendapat MUI, NU, dan Muhammadiyah

Rifa'i fadhly/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Majelis Hakim PN Jakarta Utara pada sidang kasus Ahok di Auditorium Kementan, Jaksel, Selasa (25/04/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah haknya.

Begitu kata Prof Dr Yunahar Ilyas Lc MAg, salah satu Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yang dulu menjadi saksi ahli dari Muhammadiyah dalam persidangan Ahok sebelumnya.

“Kita tunggu aja (keputusannya),” ucap Yunahar dengan santai kepada hidayatullah.com Jakarta, Senin (26/02/2018). Senin pagi, sidang perdana PK kasus Ahok digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) di Jakarta Pusat.

Baca: Dinilai Vonis 2 Tahun Penjara Ahok Tak Memuaskan, PK Jangan Diterima

Yunahar yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), meminta Majelis Hakim untuk bersikap adil, jujur, dan memperhatikan fakta-fakta yang ada di persidangan sebelumnya, serta mempertimbangkan sikap dan pendapat keagamaan MUI, pendapat Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU).

MUI, Muhammadiyah, dan NU ketika itu sama-sama menyatakan bahwa ucapan Ahok yang menyinggung Al-Maidah ayat 51 telah menodai agama Islam.* Andi

Baca: Kuasa Hukum Menuduh Pelapor Ahok Merupakan Pembencinya

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kementerian Keuangan Bantah Ada Pembayaran Rp 38 Triliun ke IMF

Kementerian Keuangan Bantah Ada Pembayaran Rp 38 Triliun ke IMF

Pengacara Jonru: Hakim Tak Pertimbangkan Pledoi dan Keterangan Ahli

Pengacara Jonru: Hakim Tak Pertimbangkan Pledoi dan Keterangan Ahli

Presiden Gelar Ratas di Halim Terkait Evakuasi WNI dari Wuhan

Presiden Gelar Ratas di Halim Terkait Evakuasi WNI dari Wuhan

Launching  Buku Kiprah 3 Tokoh Pahlawan Muhammadiyah

Launching Buku Kiprah 3 Tokoh Pahlawan Muhammadiyah

Pemerintah Didesak Turut Cegah Diskriminasi Terhadap Muslim Xinjiang

Pemerintah Didesak Turut Cegah Diskriminasi Terhadap Muslim Xinjiang

Baca Juga

Berita Lainnya