Kasus Penistaan Agama

Dinilai Vonis 2 Tahun Penjara Ahok Tak Memuaskan, PK Jangan Diterima

Jika Majelis Hakim PN Jakut mengabulkan PK Ahok, dinilai akan memancing Aksi Bela Islam ke-4.

Dinilai Vonis 2 Tahun Penjara Ahok Tak Memuaskan, PK Jangan Diterima
Andi/hidayatullah.com
Massa peserta Aksi 55 menuntut Ahok dihukum maksimal oleh Majelis Hakim di Jakarta, Jumat (05/05/2017).

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar), Asep Syarifudin, berharap majelis hakim  Pengadilan Negeri Jakarta Utara tidak mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) kasus terpidana penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Ahok mengajukan PK merupakan hal yang tidak tahu diri. Kalau PK sampai diterima oleh majelis hakim, maka akan menimbulkan keributan,” ujarnya kepada wartawan usai sidang perdana PK kasus Ahok di PN Jakarta Utara, eks Gedung PN Jakarta Pusat, Senin (26/02/2018).

Baca: JPU: Kasus Ahok dan Buni Yani Berbeda, Jangan Disamakan

Asep menambahkan, putusan hakim sebelumnya yang memvonis Ahok dua tahun penjara tidak memuaskan pihak penuntut. Maka dari itu, umat Islam berharap vonis itu jangan diutak atik lagi. Umat Islam menuntut kepada majelis hakim agar tidak mengabulkan PK Ahok.

“Kita akan mengawal kasus ini sampai Ahok selesai menjalani hukuman,” tegasnya.

Baca: Kuasa Hukum Menuduh Pelapor Ahok Merupakan Pembencinya

Menurutnya, jika Majelis Hakim PN Jakut mengabulkan PK Ahok, maka akan memancing keributan dan kemarahan umat dan akan menimbulkan Aksi Bela Islam yang ke-4.* Zulkarnain

Baca: Sidang Perdana, PK Ahok Diharapkan Ditolak Majelis Hakim

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !