Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kapolri Tito Minta Maaf

andi/hidayatullah.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengunjungi kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jakarta, Rabu (07/02/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengunjungi kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) di Jakarta, Rabu (07/02/2018) sekitar pukul lima sore lebih sepuluh menit.

Ia mengenakan baju putih dan mengenakan peci hitam. Kedatangannya disambut oleh Ketua DDII Dr Mohammad Siddik MA.

Maksud kedatangannya ke sana ingin mengklarifikasi dan bersilaturahim dengan DDII terkait video kontroversial pernyataa Kapolri tempo hari.

Baca: Din: Kapolri ke depan Harus Berkomunikasi sama Ormas-ormas Lain

Namun tidak hanya DDII yang hadir dalam pertemuan itu. Ada juga ormas-ormas Islam lainnya seperti Mathlaul Anwar, Al-Washliyah, Persis, Wahdah Al-Islamiyah, dan Al-Ittihadiyah.

Kapolri Tito mengkalrifikasi, tidak hanya NU dan Muhammadiyah yang mendirikan NKRI, tapi juga ada unsur lain.

“Saya juga memahami, meskipun saya bukan ahli dalam sejarah Islam, tapi saya juga membaca bagaimana gerakan-gerakan dari Al-Irsyad, Persis, Al-Washliyah, dan seterusnya, termasuk Masyumi. Kami sangat paham untuk itu,” ucapnya.

Baca: Dewan Da’wah Kecewa Pernyataan Kapolri

Tapi Kapolri Tito mengaku bisa memahami ormas-ormas Islam lain kalau merasa tidak nyaman dengan videonya yang viral itu.

Polri, kata dia, tidak hanya ingin membangun hubungan dengan NU dan Muhammadiyah saja, tapi juga dengan ormas-ormas yang lain.

“Dengan segala kerendahan hati, kalau ada hal-hal yang mungkin kurang berkenan di hati bapak ibu sekalian, sebagai umat Muslim dan juga sebagai anggota bayangan DDII, saya dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf,” tuturnya.

Baca: Gus Solah Berharap Kapolri Ralat Pernyataannya dan Minta Maaf

Klaim anggota bayangan DDII Tito ini karena dulu, akunya, waktu dinas di Polres Jakarta Pusat, shalat Jumat dan tarawihnya ia lakukan di Masjid Al-Furqan.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anak Korban Narkoba Seharusnya Direhabilitasi Bukan Dipenjara

Anak Korban Narkoba Seharusnya Direhabilitasi Bukan Dipenjara

Abubakar Ba’asyir: “Saya Mundur dari Majelis Mujahidin”

Abubakar Ba’asyir: “Saya Mundur dari Majelis Mujahidin”

Rakernas BMH, Turut Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan 

Rakernas BMH, Turut Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan 

Padangpanjang Susun Kurikulum TPQ

Padangpanjang Susun Kurikulum TPQ

Masuki Usia 19 tahun, PKS akan Terus Berkhidmat untuk Rakyat

Masuki Usia 19 tahun, PKS akan Terus Berkhidmat untuk Rakyat

Baca Juga

Berita Lainnya