Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Begini Politisasi Agama Menurut Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah

skr/hidayatullah.com
Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (30/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Tahun 2018 adalah tahun politik. Dimana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dihelat. Tahun depan pun demikian, akan digelar pemilihan presiden.

Isu politisasi agama yang kerap mewarnai ajang demokrasi itu, menjadi sorotan Menteri Agama Menteri Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan kata sambutan di acara pembukaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah kemarin.

Mengenai isu tersebut, Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, menjelaskan, politisasi agama lebih kepada menjadikan simbol-simbol agama sebagai komoditas politik untuk merekayasa opini umat demi kemenangan suara.

Contohnya, kata dia, “Orang yang selama ini sebetulnya sangat jauh dari aspirasi umat Islam, bahkan berhadap-hadapan dengan umat Islam, tapi pada masa-masa Pemilu dia menampilkan simbol-simbol Islam sedemikian rupa. Baik langsung atau tidak langsung ini manipulasi opini masyarakat,” terangnya saat ditemui hidayatullah.com di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Selasa (30/01/2017).

Baca: KH Afifuddin Muhajir: Berpolitik dengan Bimbingan Agama itu Bagus

Kalau ada ulama yang menyampaikan ayat larangan memilih pemimpin non-Muslim kepada jamaahnya, menurut Fathurrahman, itu bukan bentuk politisasi agama, melainkan amanah agama dan haknya yang dijamin oleh konstitusi. “Jadi konstitusional,” ucapnya.

Hanya saja, kata dia, penyampaian aspirasi tersebut tidak boleh diiringi agitasi, pemaksaan, merendahkan agama lain, dan melahirkan kebencian kepada orang lain.

“Yang tidak boleh sekali lagi saya tekankan, merekayasa atau mereproduksi kebencian atas nama agama,” tutupnya.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kemerdekaan Berjilbab di Indonesia masih tersandera oleh Polri

Kemerdekaan Berjilbab di Indonesia masih tersandera oleh Polri

Budaya Laweyan Solo Dibentengi Nilai Islam

Budaya Laweyan Solo Dibentengi Nilai Islam

Kedubes Suriah Geledah Perwakilan Umat Islam yang Ingin Diskusi

Kedubes Suriah Geledah Perwakilan Umat Islam yang Ingin Diskusi

Santri Hidayatullah Se-Indonesia Semarakkah Tahun Baru Islam

Santri Hidayatullah Se-Indonesia Semarakkah Tahun Baru Islam

Presiden Jokowi: Rata-rata Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah dari Dunia

Presiden Jokowi: Rata-rata Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah dari Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya