Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

BWU: Polri Enggak Boleh Dwifungsi Lagi

ist.
Bambang Widodo Umar.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar (BWU) menyampaikan, salah satu tuntutan reformasi adalah dihapusnya dwifungsi ABRI. ABRI terdiri dari TNI dan Polri.

Sekarang, kata dia, setelah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengusulkan dua petinggi Polri jadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur, muncul istilah baru, yakni “Dwifungsi Polri”.

Dwifungsi Polri ini, tutur dia, sebetulnya sudah terjadi sejak dua Pejabat Tinggi Polri diangkat jadi Dirjen Imigrasi dan Dirjen Perhubungan Darat.

Baca: ‘Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Harus Dibatalkan’

“Saat itu sudah diingatkan tapi tetap saja dilanjutkan,” ujar akademisi Universitas Indonesia ini kepada hidayatullah.com Jakarta, Senin (29/01/2017). “Jadi (sekarang) Polri juga enggak boleh dwifungsi lagi.”

Berdasarkan UU Kepolisian dan UU Pilkada, rencana Mendagri Tjahjo ini menurutnya kurang sesuai. Sebab sudah digariskan bahwa ketika ada kekosongan jabatan gubernur, maka yang diangkat jadi Plt adalah pejabat Kemendagri.

Polri itu, kata BWU, “’Alat negara’ penegak hukum dan Kamtibmas.”* Andi

Baca: IPW: Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Ide Berbahaya

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Ketenangan Balikpapan Terusik Sejak Isu Imigran Syiah

MUI: Ketenangan Balikpapan Terusik Sejak Isu Imigran Syiah

Gerakan Non-Blok Kecam Zionis-Israel

Gerakan Non-Blok Kecam Zionis-Israel

Jalan Lambat, Tiba Telat, Penumpang Bus Setia Bhakti Lewati 4 Waktu Shalat

Jalan Lambat, Tiba Telat, Penumpang Bus Setia Bhakti Lewati 4 Waktu Shalat

FKUB: Dialog adalah Cara Terbaik Menghadapi Perbedaan

FKUB: Dialog adalah Cara Terbaik Menghadapi Perbedaan

Peternak Tanah Datar Tak Lagi Shalat Beralas Daun

Peternak Tanah Datar Tak Lagi Shalat Beralas Daun

Baca Juga

Berita Lainnya