Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

KPAI: Kasus LGBT Pada Anak Kian Mengkhawatirkan

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Komisioner KPAI Bidang Kesehatan, Sitti Hikmawaty, di kantor KPAI, Jakarta, Selasa (23/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sitti Hikmawaty, mengatakan, kasus kejahatan seksual sesama jenis pada anak kian mengkhawatirkan dimana angka kasus tersebut terus meningkat tajam.

Hanya saja, terang Sitti, dalam data di KPAI tidak dijumpai angka kasus lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) pada anak yang signifikan.

Hal itu, jelasnya, karena korban cenderung malu, dan korban baru akan melaporkan ketika sudah menjadi viral.

“Artinya ini seperti fenomena gunung es,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Kantor KPAI, Jakarta, Selasa (23/01/2018).

Baca: Mahfud MD: Kriminalisasi LGBT Dibolehkan Konstitusi, Tak Langgar HAM

Itulah kenapa, lanjutnya, setiap meledak kasus kejahatan seksual menyimpang pada anak jumlah korbannya sangat banyak. Seperti di Tangerang belum lama ini dengan korban sebanyak 41 anak.

Sitti mengungkapkan, fenomena itu juga dikarenakan pelaku meperlakukan anak atau korban dengan “sangat baik”. Sehingga ada satu sisi anak tidak sadar kalau sudah menjadi korban.

“Jadi dia merasa nyaman dengan pelaku. Walaupun dia ada kesakitan atau keluhan dia akan diam saja karena merasa nyaman,” tandasnya.*

Baca: ‘Kekerasan Seksual termasuk LGBT pada Anak seperti Gunung Es’

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

HNW: Kenapa Tak Bisa Diterapkan Pelonggaran bagi Ibadah Umat Islam

HNW: Kenapa Tak Bisa Diterapkan Pelonggaran bagi Ibadah Umat Islam

LIPIA Wisuda 2.556 Sarjana, Menag Ungkap Kesamaan Dakwah Indonesia-Arab Saudi

LIPIA Wisuda 2.556 Sarjana, Menag Ungkap Kesamaan Dakwah Indonesia-Arab Saudi

Warga Banda Aceh Rayakan Kemenangan AKParti Turki

Warga Banda Aceh Rayakan Kemenangan AKParti Turki

Komitmen Komnas Perempuan dalam Perlindungan Anak Dipertanyakan

Komitmen Komnas Perempuan dalam Perlindungan Anak Dipertanyakan

Gelar Diskusi Kebudayaan Lesbumi Maklumi Protes terhadap Film “King Suleiman”

Gelar Diskusi Kebudayaan Lesbumi Maklumi Protes terhadap Film “King Suleiman”

Baca Juga

Berita Lainnya