Sabtu, 4 Desember 2021 / 28 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

FPKS Perintahkan Anggotanya Perjuangkan Larangan LGBT

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR RI, Jakarta, di sela-sela agenda rapat paripurna DPR bahas Perppu Ormas, Selasa (24/10/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) KUHP tengah memasuki tahap akhir pembahasan di DPR. Salah satu pasal yang mendapat sorotan adalah pembahasan homoseksual.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menegaskan telah memerintahkan anggotanya yang masuk dalam Panja RUU KUHP untuk memperjuangkan larangan terhadap perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) tersebut.

“Sejak awal kami konsisten dengan sikap penolakan perilaku LGBT. Semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab moral dan agama agar bangsa ini terhindar dari perilaku yang merusak dan tidak beradab,” ujarnya kepada hidayatullah.com melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/01/2018).

Baca: RUU KUHP, Penggiat Keluarga Dorong DPR Masukkan Pasal Homoseksual

Jazuli menyampaikan, Indonesia adalah negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang beradab.

Sedangkan perilaku LGBT, terangnya, jelas bertentangan dengan nilai-nilai Ketuhanan dan agama manapun serta merendahkan fitrah manusia yang beradab.

“Dan perilaku tersebut jelas bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi dan karakter bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itulah yang membedakan Indonesia dengan negara barat. Dimana Indonesia tidak mengenal kebebasan yang sebebas-bebasnya apalagi yang kebablasan. Tetapi ada nilai agama, kemanusiaan, kesopanan, kesusilaan, adat istiadat luhur yang harus dipedomani dan dipegang teguh.

“Janganlah memaksakan apalagi mengkampanyekan perilaku dan budaya yang jelas bertentangan dengan kepribadian bangsa. Untuk itu kami akan mendorong dan berjuang sekuat tenaga agar LGBT by law dinyatakan sebagai perbuatan terlarang di Indonesia,” tandasnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Diminta Kembali Bangun Masjid Al Ikhlas

Pemerintah Diminta Kembali Bangun Masjid Al Ikhlas

Kemenko Perekonomian Pemuda Muhammadiyah

Kemenko Perekonomian Jalin Kerja Sama Edukasi Keuangan dengan Pemuda Muhammadiyah

MUI Purwakarta Dukung Proses Hukum Penistaan Agama

MUI Purwakarta Dukung Proses Hukum Penistaan Agama

Khitanan dan Pengobatan Gigi Gratis untuk Mualaf Suku Togutil Pedalaman Halmahera

Khitanan dan Pengobatan Gigi Gratis untuk Mualaf Suku Togutil Pedalaman Halmahera

rem media sosial

Generasi Millenial Harus Dibiasakan Mengolah Informasi

Baca Juga

Berita Lainnya