Senin, 5 Juli 2021 / 25 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Ustadz Zulkifli Tinggalkan 15 Anak Kecil-kecil

ist.
Ustadz Zulkifli Muhammad Ali (UZMA/peci dan baju hitam) menyampaikan pesan kepada keluarga termasuk para anak-istrinya di rumahnya, di Kelurahan Padang Tiakar Mudik, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, sebelum berangkat ke Pekanbaru, Riau, untuk menuju Jakarta, Rabu (17/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ustadz Zulkifli Muhammad Ali (UZMA) yang dikenal sebagai Ustadz Akhir Zaman, hari ini, Kamis (18/01/2018) sudah berada di Jakarta sejak kemarin untuk memenuhi panggilan kepolisian.

Untuk mengikuti proses hukum atas perkara yang dijeratkan kepadanya, UZMA harus meninggalkan keluarganya di rumahnya, di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, termasuk tiga istri dan belasan anaknya.

“Saya ada 15 anak kecil-kecil, 8 laki-laki, 7 perempuan, dari 3 istri,” ujar UZMA di Jakarta kepada hidayatullah.com, semalam saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ketiga istrinya hidup bertetangga dalam satu kompleks di Kelurahan Padang Tiakar Mudik, Kota Payakumbuh.

Baca: Ustadz Zulkifli Penuhi Panggilan Polisi, Jamaah Melepas Penuh Rasa Haru

Meski harus meninggalkan keluarga, UZMA mengaku sudah mempersiapkan hal itu jauh sebelumnya.

Kata UZMA, sejak awal dia sudah mengondisikan dan memahamkan keluarganya, bahwa apa yang dialaminya tersebut sebagai konsekuensi dalam berdakwah. Bahwa berdakwah memang punya resiko. Keluarganya pun sudah bisa memaklumi dan memahami hal tersebut.

“Dari jauh-jauh hari mereka sudah saya sampaikan (konsekuensi itu) walaupun pas hari H-nya mereka agak shock juga tetapi karena sudah ada juga pembekalan sebelumnya, bisa diminimalisirlah,” ungkapnya.

Bagaimana perasannya saat mendapat kabar bahwa kepolisian memanggilnya sebagai tersangka?

“Biasa aja,” jawabnya singkat menyiratkan ketegasan. “Karena saya dari jauh-jauh hari sudah mempersiapkan segalanya,” jelasnya.

“Memang begitu skenario akhir zaman jadi harus dijalani, wong saya menyampaikan ini (dalam ceramah-ceramah, Red),” ungkapnya.

UZMA rencananya mendatangi Kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Gedung Ex PU, Jl Taman Jati Baru Nomor 1, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis siang ini. Sempat dijadwalkan diperiksa pukul 09.00 WIB, namun ada perubahan, dan rencananya diperiksa selepas zuhur ini.

UZMA dipanggil Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai tersangka dalam perkara terkait dugaan tindak pidana dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis (SARA).*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Banjir Jabodetabek, Fahri Ajak Presiden dan Para Gubernur Bersatu

Banjir Jabodetabek, Fahri Ajak Presiden dan Para Gubernur Bersatu

Guru Hidayatullah Raih Doktor

Guru Hidayatullah Raih Doktor

Menlu: Indonesia Prihatin Perubahan Sikap Sejumlah Negara Atas Palestina

Menlu: Indonesia Prihatin Perubahan Sikap Sejumlah Negara Atas Palestina

Emmanuel Alvino Tersangka Penganiaya Wanita Pembantu Rumah Tangga Diminta Dihukum Berat

Emmanuel Alvino Tersangka Penganiaya Wanita Pembantu Rumah Tangga Diminta Dihukum Berat

6 Sekolah Kristen Blitar Harus Sediakan Hak Pendidikan Islam bagi Siswa Muslim

6 Sekolah Kristen Blitar Harus Sediakan Hak Pendidikan Islam bagi Siswa Muslim

Baca Juga

Berita Lainnya