Selasa, 26 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Syarwan Hamid: Unggahan Asma Dewi bentuk Cinta Indonesia

zulkarnain/hidayatullah.com
Syarwan Hamid (pegang tongkat) bersama Asma Dewi (jilbab abu-abu) di PN Jaksel, Selasa (16/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Dalam Negeri era Presiden Habibie, Syarwan Hamid, menjadi saksi ahli dalam bidang intelijen pada sidang perkara Asma Dewi, Selasa (16/01/2018).

Asma dijadikan terdakwa terkait dugaan kasus ujaran kebencian lewat unggahan di media sosial.

Syarwan menyatakan, yang dilakukan oleh terdakwa terkait status di media sosial miliknya yang menyinggung etnis Tionghoa merupakan bentuk ujaran kepedulian sebagai warga negara Indonesia.

Baca: Syarwan Hamid jadi Saksi Ahli Asma Dewi

“Ujaran status yang ibu Asma sampaikan merupakan ujaran biasa, itu merupakan bentuk cinta dan peduli kepada bangsa Indonesia. Malah yang harus ditahu bahwasanya China banyak merugikan warga Indonesia,” ujar Syarwan kepada hidayatullah.com di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, usai sidang tersebut.

Syarwan menambahkan, kalau orang Indonesia benci sama etnis Tionghoa, yang bikin begitu menurutnya adalah Presiden Joko Widodo karena dinilai telah memberikan kemudahan kepada bangsa asing untuk menguasai Indonesia.

Sementara itu, penasihat hukum Asma, Sari Nurmala Sari, menuturkan, pernyataan dari keterangan Saksi Ahli itu sangat bagus dan sangat membantu meringankan terdakwa. Apa yang disampaikan itu katanya memang semuanya fakta dari sisi intelijen.

“Apa yang dilakukan oleh terdakwa bukan bentuk kebencian, justru itu adalah bentuk cinta negara, ketika seorang cinta kepada negara maka hal yang sangat manusiawi adalah yang dilakukan oleh Asma Dewi,” tegasnya.

Baca: Asma Dewi: Saya Dikriminalisasi dan Didzalimi

Lebih lanjut, Sari menyatakan, apa yang dilakukan oleh Asma melalui statusnya di media sosial bukan sebagai bentuk hujatan. Melainkan sebagai kecintaan rakyat kepada negaranya. Dimana itu adalah sesuatu yang lumrah.

“Itu sesuatu yang wajar dan harus kalau cinta terhadap negara Indonesia,” tegasnya.* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mendag Diminta Kumpulkan Produsen Bandel Untuk Sosialisasi Larangan Miras

Mendag Diminta Kumpulkan Produsen Bandel Untuk Sosialisasi Larangan Miras

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Tingkat Menteri OKI

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Tingkat Menteri OKI

Cerita-cerita di Balik Bencana

Cerita-cerita di Balik Bencana

Korban Banjir Papua: 79 Meninggal, 43 Hilang, 4.728 Mengungsi

Korban Banjir Papua: 79 Meninggal, 43 Hilang, 4.728 Mengungsi

Hari Pangan, IHW Dorong Indonesia dalam Peran Produk Halal Dunia

Hari Pangan, IHW Dorong Indonesia dalam Peran Produk Halal Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya