Selasa, 26 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Syarwan Hamid jadi Saksi Ahli Asma Dewi

zulkarnain/hidayatullah.com
Syarwan Hamid (kiri), mantan Mendagri era Habibie, di PN Jaksel, Selasa (16/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sidang atas Asma Dewi yang sempat dituduh terkait kasus “Saracen” digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (16/01/2018).

Sidang hari ini dengan agenda pemeriksaan atas Saksi Ahli yang diajukan oleh Tim Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), yaitu Syarwan Hamid.

“Pak Syarwan Hamid merupakan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Habibie dan beberapa kali menduduki jabatan intelijen. Jadi beliau sangat memahami perkara ini,” tutur Dahlan Pido, pengacara ACTA, kepada hidayatullah.com di PN Jaksel.

Baca: Bang Japar Pertanyakan Masifnya Isu Kasus “Saracen”

Ia menambahkan, pemeriksaan ahli selanjutnya yaitu Ahli Politik Etnis La Ode, karena katanya tidak terlepas dari perkara terkait Pilkada DKI 2017 lalu.

Pemeriksaan para ahli ini terkait Asma yang dituduh mentransfer dana sebesar Rp 75 juta ke kelompok yang disebut-sebut “Saracen”, padahal dana tersebut merupakan hasil donasi masyarakat untuk Aksi Bela Islam.

Sidang ini terkait tuduhan penyebaran ujaran kebencian. Asma dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), ia telah berstatus sebagai terdakwa. [Update, Selasa (16/01/2018) pukul 23.10 WIB: Koreksi data.]* Zulkarnain

Baca: IRT Ditangkap Dituding “Sindikat Penyebar Hoax”, Sri Rahayu Tegaskan Tak Gabung “Saracen”

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menjalankan Syari’at Islam Merupakan Sebuah Komitmen

Menjalankan Syari’at Islam Merupakan Sebuah Komitmen

Aksi Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru

Aksi Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru

Din  Cium  Intervensi di Muktamar Muhammadiyah

Din Cium Intervensi di Muktamar Muhammadiyah

MUI: Jangan Jadikan Ajaran Islam Bahan Candaan

MUI: Jangan Jadikan Ajaran Islam Bahan Candaan

Khalifah Umar bin Khattab Tidak Segan Pecat Gubernur Jika Ada Protes Dari Rakyat

Khalifah Umar bin Khattab Tidak Segan Pecat Gubernur Jika Ada Protes Dari Rakyat

Baca Juga

Berita Lainnya