Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

10 Ribu Ton Beras akan Dilayarkan dari Indonesia ke Palestina

zulkarnain/hidayatullah.com
Presiden ACT Ahyudin (tengah) dalam konferensi pers di Menara 165, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Bantuan berupa puluhan ribu ton beras untuk warga Palestina akan dilayarkan melalui program kapal kemanusiaan.

“Kami akan mengirmkan 10.000 ton beras untuk warga di Palestina melalui Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP),” ujar Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin dalam konferensi pers di Menara 165, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2018).

Ahyudin menambahkan, bantuan pangan menjadi prioritas karena merupakan kebutuhan pokok paling mendesak warga Palestina. Diharapkan, bantuan yang disalurkan itu mampu memberi dukungan logistik bagi warga Palestina.

Berdasarkan data dimiliki lembaga itu, populasi penduduk di Gaza saat ini berkisar 2 juta jiwa. Lebih dari 80 persen warganya hidup dalam kesulitan ekonomi, sosial, dan pangan. Sejauh ini mereka hidup serba terbatas dan mengandalkan bantuan dari dunia luar.

Baca: BMH dan MUI Mimika Galang dana Untuk Palestina

“Hingga kini, lebih dari 200 ribu keluarga di Gaza memerlukan bantuan kemanusiaan. Meski di Tanah Airnya sendiri, mereka hidup dalam keterbatasan,” jelasnya.

Ia menyampaikan, KKP merupakan kolaborasi antara masyarakat, petani, serta pelaku usaha dan kemanusiaan. Juga menjadi piranti pemersatu bangsa-bangsa yang merdeka dan berdaulat agar bisa mendorong kemerdekaan Palestina.

“Ada spirit kemerdekaan Palestina untuk di setiap kapal (pengangkut) beras yang akan ke Palestina,” tegasnya.

KKP akan diberangkatkan pada 21 Februari mendatang melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, dengan menggandeng Samudera Indonesia sebagai mitra pelayaran. Proyek kemanusiaan ini dilakukan secara bertahap dalam rentang enam bulan ke depan.* Zulkarnain

Baca: Komisi I DPR: Indonesia Masih Berutang Memerdekakan Palestina

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Masa Kerja Tim Satgas Teror Novel Habis, Kapolri Enggan Berkomentar

Masa Kerja Tim Satgas Teror Novel Habis, Kapolri Enggan Berkomentar

Muhammadiyah Menilai Polri Berlebihan Mengawasi Dakwah

Muhammadiyah Menilai Polri Berlebihan Mengawasi Dakwah

Ahli Politik Etnisitas: Asma Dewi Melakukan Autokritik Sosial

Ahli Politik Etnisitas: Asma Dewi Melakukan Autokritik Sosial

Padang Dicanangkan Sebagai Kota Penghafal Al-Qur’an dan Shalat Subuh

Padang Dicanangkan Sebagai Kota Penghafal Al-Qur’an dan Shalat Subuh

Pemerintah Didesak Putus Hubungan dengan Mesir

Pemerintah Didesak Putus Hubungan dengan Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya