Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Anggota TNI-Polri Aktif Diingatkan Tugasnya bukan Berpolitik

ist./RC
[Ilustrasi] TNI-Polri.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani, mengatakan, pada momen Pilkada 2018 ini, sebagian kandidat dari kalangan TNI dan Polri telah memperlihatkan langkah politiknya sebelum mengundurkan diri.

Hal itu, terangnya, menimbulkan masalah bagi kehidupan demokrasi dan bentuk kemunduran reformasi sektor keamanan.

“Upaya untuk tidak melibatkan militer maupun polisi dalam berpolitik adalah capaian yang esensial dari reformasi 1998,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (10/01/2018).

Baca: HUT ke-72, TNI Diharapkan Terus Bersama Rakyat, Tetap Kompak dengan Polri

Yati memaparkan, majunya para kandidat tersebut bukanlah hal yang baru. Hanya saja, ia menegaskan, dalam negara demokrasi, anggota TNI dan Polri tidak boleh berpolitik.

Tugas TNI dan Polri di dalam negara demokrasi, jelasnya, adalah untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara serta tidak difungsikan untuk berpolitik.

Yati menambahkan, penegasan tentang larangan anggota TNI dan Polri aktif berpolitik diatur secara jelas dalam UU No 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Penegasan dalam UU itu sesungguhnya mensyaratkan kepada para anggota TNI dan anggota Polri untuk tidak melakukan langkah-langkah politik ke dalam ruang publik sebelum mereka mengundurkan diri,” tuturnya.

Baca: Presiden SBY: TNI-Polri Harus Netral atau Mundur

Dengan kata lain, Yati menyampaikan, selama masih aktif menjadi anggota TNI dan Polri, maka seharusnya mereka tidak boleh melakukan kampanye politik, deklarasi politik, pemasangan atribut politik seperti baliho dan langkah-langkah politik lainnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menyebarkan Ajaran Sesat, Dua Pemuda Ditangkap

Menyebarkan Ajaran Sesat, Dua Pemuda Ditangkap

POM Didorong Intesif Awasi Jajanan Selama Ramadhan

POM Didorong Intesif Awasi Jajanan Selama Ramadhan

Hasyim Muzadi Kritik Pemerintah Penanganan TKI

Hasyim Muzadi Kritik Pemerintah Penanganan TKI

Gay dan Lesbian Bentuk Eksploitasi Seks yang Menyimpang

Gay dan Lesbian Bentuk Eksploitasi Seks yang Menyimpang

Ormas Islam Desak SBY Larang Ahmadiyah

Ormas Islam Desak SBY Larang Ahmadiyah

Baca Juga

Berita Lainnya