Kamis, 21 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Politik Uang Diprediksi Tetap Marak, Ini Saran Pengamat

twitter
[Ilustrasi] "Serangan fajar" pilkada serentak 2017.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin memperkirakan politik uang (money politic) tetap marak pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 yang berlangsung di 171 daerah pemilihan, baik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Secara sosialogis masyarakat susah. Kemiskinkan dimana-mana. Dari pemilu ke pemilu, dari pilkada ke pilkada, isu ini selalu ada. Ini bukan hanya isu. Saya mengadakan riset pada tahun 2014, money politic terjadi secara sistematis,” ujar Ujang dalam perbincangan dilansir RRI, Selasa (09/01/2018).

Berdasarkan temuannya, setiap pilkada atau pemilu setiap calon pasti menyiapkan amplop.

Baca: Pilkada 2018, KPK-Polisi Diminta Awasi Praktik Politik Uang

Dia mencontohkan salah satu kabupaten di Jawa Barat, salah satu calon bupati menyiapkan 1 juta amplop. Satu amplop berisi uang Rp 20 ribu. Uang itu dibagi-bagikan kepada masyarakat dengan tujuan agar memilihnya. Praktik kotor tersebut, terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Dia yakin, apabila setiap calon menghadirkan gagasan yang menarik pemilik, mampu mengentaskan kemiskinan, maka rakyat akan memilih tanpa harus diiming-imingi uang.

“Ini terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Agar pilkada objektif, mencerdaskan makanya jangan melakukan hal begini,” ujar sang pengamat.*

Baca: Pengamat: Pemuka Agama Harus Tanamkan Politik Uang “Najis”

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ulama Karismatik Aceh Pimpinan Ponpes Sembuh dari Covid-19: Wabah Ini Nyata

Ulama Karismatik Aceh Pimpinan Ponpes Sembuh dari Covid-19: Wabah Ini Nyata

Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman: Tranformasi Jihad Harus Diutamakan

Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman: Tranformasi Jihad Harus Diutamakan

Ahmadiyah Padang Tetap Jalan Seperti Biasa

Ahmadiyah Padang Tetap Jalan Seperti Biasa

Penderita Cacing Pita Babi banyak ditemukan di Papua

Penderita Cacing Pita Babi banyak ditemukan di Papua

Masyarakat-OJK Diimbau Waspadai dan Minimalisir Investasi Ilegal

Masyarakat-OJK Diimbau Waspadai dan Minimalisir Investasi Ilegal

Baca Juga

Berita Lainnya