Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Terkait Persekusi UAS, BK DPD Memproses Arya Wedakarna

Bali Ekspres
Anggota DPD RI asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Anggota Badan Kehormatan (BK) DPD RI, Dedi Iskandar Batubara menyatakan, BK DPD RI akan memproses anggotanya yang terlapor melakukan pelanggaran kode etik.

Dedi mengatakan, keputusan yang diambil BK DPD RI itu dalam rangka menegakkan marwah dan kehormatan lembaga.

“Jika terdapat kasus di Kepolisian, maka akan berjalan sesuai dengan hukum yang ada, kalau di BKD sendiri pada ranah penegakan kode etik untuk anggota DPD RI dalam menegakkan marwah dan kehormatan lembaga,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta melalui sambungan telepon, Senin (08/01/2018).

Dedi menambahkan, di dalam BK DPD, ada proses dan tahapan dalam menegakkan kode etik anggota yang dianggap berdasarkan pengaduan masyarakat dalam melakukan pelanggaran kode etik lembaga.

“Tahapannya, jika ada pengaduan masuk dari masyarakat, maka akan dibawa ke dalam rapat. Kemudian diputuskan untuk ditindaklanjuti dan dibentuk tim pencari fakta,” jelasnya.

Baca: Terkait Arya Wedakarna, Anggota BK DPD Diperiksa sekitar 5 Jam

Kata Dedi, untuk kasus persekusi atas Ustadz Abdul Somad (UAS) dengan terduga pelakunya anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, sudah masuk pada proses dibentuknya tim pencari fakta dalam rapat pleno BKD.

Sanksi apa yang akan diberikan BK DPD jika Arya Wedakarna dinyatakan terbukti bersalah melakukan persekusi?

“Saya enggak bisa memutuskan, kita lihat aja nanti tim kerja yang telah dibentuk oleh DPD berjalan dan melahirkan rekomendasi, tapi prinsipnya bahwa apapun nanti kerja badan kehormatan dalam menegakkan marwah dan kehormatan lembaga,” jelasnya.

Lanjutnya, di dalam tata tertib dan kode etik DPD sudah tercantum sanksi-sanksi normatif yang akan diberikan kepada anggota yang melakukan pelanggaran kode etik.

Pihaknya akan mengacu kepada tingkatan pelanggaran, mulai teguran lisan, teguran tertulis pemberhentian sementara, hingga akan diberhentikan dari jabatannya.* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anies Nilai Berpikir Kritis Salah Satu Upaya Tangkal Hoax

Anies Nilai Berpikir Kritis Salah Satu Upaya Tangkal Hoax

Mahasiswa Maluku Tuntut Kaburnya Empat Tahanan RMS

Mahasiswa Maluku Tuntut Kaburnya Empat Tahanan RMS

HTI Dibubarkan, Yusril: Ismail Yusanto Punya Legal Standing Gugat Perppu Ormas ke MK

HTI Dibubarkan, Yusril: Ismail Yusanto Punya Legal Standing Gugat Perppu Ormas ke MK

Penyaluran Dana BOS untuk Madrasah akan Turun Tahun 2021

Penyaluran Dana BOS untuk Madrasah akan Turun Tahun 2021

Kapolri Didesak Periksa Ahok Secara Intensif, Konkret, dan Transparan

Kapolri Didesak Periksa Ahok Secara Intensif, Konkret, dan Transparan

Baca Juga

Berita Lainnya