Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Waspadai LGBT, Nilai Agama dan Pengawasan Orangtua Penting

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Keluarga Muslim.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Media sosial menjadi sarana penyebaran pengaruh orientasi seks menyimpang atau lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) terhadap anak.

Oleh karena itu, Sekjen Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Henny Rusmiati, berpesan agar para orangtua berlaku bijak bagaimana anak-anak menggunakan gadget.

Termasuk melakukan pengawasan dengan siapa anak berteman, karena kata dia banyak sekali anak menjadi korban LGBT melalui medsos.

“Jangan sampai orang menyesali akhirnya tanpa sadar anak kita menjadi korban kejahatan seksual melalui media sosial,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Selain itu, ia mengungkapkan, perlunya orangtua menjadi teman bagi anak, agar anak tidak mencari kenyamanan lain.

“Anak-anak yang mengumbar kesedihan di sosial media rentan menjadi sasaran empuk LGBT,” terangnya.

Kemudian, lanjut Henny, pentingnya anak ditanamkan nilai-nilai agama. Menurutnya, agama adalah pondasi awal dari tidak terjadinya keburukan tersebut.

“Itu harus terus diperkuat. Kemudian bagaimana orangtua menjaga keharmonisan keluarga. Intinya ketahanan keluarga, karena dengan ketahanan keluarga yang baik insya Allah anak-anak akan terhindar dari keburukan semacam itu,” paparnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PP Al-Irsyad Al-Islamiyah Minta Polisi Berlaku Persuasif dalam “Aksi Bela Islam” 4 November

PP Al-Irsyad Al-Islamiyah Minta Polisi Berlaku Persuasif dalam “Aksi Bela Islam” 4 November

Masdar Menggugat Disebut Liberal

Masdar Menggugat Disebut Liberal

PKS Kritik Sikap Amerika Terkait Impor Hortikultura RI

PKS Kritik Sikap Amerika Terkait Impor Hortikultura RI

Timses Jokowi-JK Diteriaki Jamaah Pengajian Muhammadiyah

Timses Jokowi-JK Diteriaki Jamaah Pengajian Muhammadiyah

RUU Intelijen Harus Hilangkan Trauma Praktik Intelijen Hitam

RUU Intelijen Harus Hilangkan Trauma Praktik Intelijen Hitam

Baca Juga

Berita Lainnya