Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Polres Magelang Bantah Penggerebekan, Datangi PII Saling Memaafkan

polri
Pihak Polres Magelang bersilaturahim dengan pihak PII PD Magelang di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad (24/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo SIK SH membantah jika pihaknya telah melakukan penggerebekan acara pelatihan dasar (basic training/Batra) Pelajar Islam Indonesia (PII) PD Magelang di Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Terkait permasalahan tersebut tidak benar, Mas,” ujar Kapolres Hari saat dikonfirmasi hidayatullah.com semalam, Rabu (27/12/2017).

Menurutnya, kejadian terkait Batra PII PD Magelang pada Sabtu (23/12/2017) hanyalah persoalan komunikasi. “Kemarin hanya terjadi miskomunikasi,” ujarnya.

Menurutnya Polres Magelang sudah meminta maaf kepada PII, begitu pula sebaliknya PII ke kepolisian. “Alhamdulillaaah kami dengan sesepuh dan Pengurus PII Kab Magelang sudah saling memahami dan saling memaafkan,” ungkapnya.

Menurutnya, pada Ahad (24/12/2017) sore, pihak Polres Magelang bersilaturahim ke Kang Habib selaku sesepuh dan Penasehat PII Kabupaten Magelang di kediamannya.

“Alhamdulillaaah kami bisa saling memahami dan bahkan kita shalat maghrib dan isya berjamaah,” menurutnya.

Di samping itu, Kapolres Hari mengaku akan melakukan silaturahim selanjutnya dengan PII Kabupaten Magelang.

“Insya Allah… Rencana saya akan isi materi pada acara penutupan dan studium generale giat Batra PII Kab Magelang yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Desember 2017 pukul 13.00 WIB di Ponpes Al Iman Muntilan,” pungkasnya.

Baca: PB PII Sikapi Penggerebekan Acara Batra di Magelang

Hal senada diutarakan pihak PII. Panitia Batra PII PD Magelang mengakui kejadian pada Sabtu pekan kemarin hanyalah persoalan terkait komunikasi.

Ketua Umum PII PW Yogyakarta Besar, Dedi, mengatakan, pihak kepolisian pada hari Ahad lalu telah bertemu dengan pihak PII Magelang dan memohon maaf atas kejadian di Pakis, Magelang.

“Dan pihak kepolisian Magelang pun ke depan akan mendukung kegiatan PII di Magelang,” ungkapnya kepada hidayatullah.com secara terpisah.

Diberitakan sebelumnya, batra Pelajar Islam Indonesia (PII) PD Magelang dikabarkan digerebek kepolisian dan diminta bubar, informasi awal ini diterima hidayatullah.com pada Selasa malam (26/12/2017).

Dedi sebelumnya membenarkan informasi awal itu, namun kemudian menyampaikan klarifikasi bahwa informasi tersebut belum lengkap.

Batra PII PD Magelang tersebut tetap berlangsung, yang awalnya di SMPN 1 Pakis, dipindahkan ke  Pondok Pesantren Al Iman. Penutupan Batra PII PD Magelang akan digelar pada 30 Desember pekan ini.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

KPPSI akan Bentuk Desa Binaan

KPPSI akan Bentuk Desa Binaan

Mahfud MD sebut Khomeini Orang Suci

Mahfud MD sebut Khomeini Orang Suci

Misi Pendidikan Hidayatullah Berangkat ke Meulaboh

Misi Pendidikan Hidayatullah Berangkat ke Meulaboh

Kemendikbud Tindaklanjuti Aduan PII Soal Pelarangan Jilbab Siswi di Bali

Kemendikbud Tindaklanjuti Aduan PII Soal Pelarangan Jilbab Siswi di Bali

Keadilan Hukum Disoroti, Kepolisian Dikhawatirkan Makin tak Dipercaya Masyarakat

Keadilan Hukum Disoroti, Kepolisian Dikhawatirkan Makin tak Dipercaya Masyarakat

Baca Juga

Berita Lainnya