Selasa, 7 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Masyarakat Diimbau Hindari Euforia Perayaan Tahun Baru

ROL
[Ilustrasi] Malam tahun baru.
Bagikan:

Hidayatullah.com– PP Ikatan Dai Indonesia (IKADI) mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia, agar tidak mengisi waktu liburan pergantian tahun Masehi dengan hal-hal negatif.

Sebaliknya justru diisi dengan beragam kegiatan positif, seperti melakukan muhasabah dan meningkatkan ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Selain itu, masyarakat diimbau menghindari sikap euforia terhadap perayaan tahun baru. Seperti meniru perilaku dan tradisi keagamaan yang tidak Islami.

“Karena sikap tersebut sangat bertentangan dengan prinsip akidah Islamiyah,” ujar Ketua Umum IKADI, Ahmad Satori Ismail, melalui pesan tertulis, Sabtu (23/12/2017).

Baca: Jelang Natal dan Tahun Baru Masehi, MUI Sampaikan Tausiyah

IKADI, terang Satori juga berpesan, agar umat mewaspadai segala bentuk kegiatan pelemahan keimanan umat Islam.

“Serta (diimbau) meningkatkan spirit kepedulian terhadap berbagai persoalan yang sedang dihadapi umat, baik dalam skala nasional, regional, maupun internasional,” tandasnya.

Dengan begitu, diharapkan Allah Ta’ala senantiasa memberkahi setiap upaya kebaikan dan perbaikan yang dilakukan, dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.*

Baca: Buktikan Semangatmu di Tahun Baru

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Tahun Ini IIQ Luluskan 206 Wisudawan, Semua Hafal al-Qur’an

Tahun Ini IIQ Luluskan 206 Wisudawan, Semua Hafal al-Qur’an

Anggota Dewan, Suarakan Sikap terkait Bendera Bertuliskan ‘Tauhid’ di Sidang Paripurna

Anggota Dewan, Suarakan Sikap terkait Bendera Bertuliskan ‘Tauhid’ di Sidang Paripurna

bendera Palestina

Ibukota Dipenuhi Warna Bendera Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Anies

Aksi Bela Islam III, GNPF-MUI: Aksi Menunggu Penegakkan Hukum dan Keadilan

Aksi Bela Islam III, GNPF-MUI: Aksi Menunggu Penegakkan Hukum dan Keadilan

Lebih 1.500 Kasus Covid-19, Jokowi Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Lebih 1.500 Kasus Covid-19, Jokowi Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Baca Juga

Berita Lainnya