Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

MUI Ingatkan Umat Islam Jaga Ekosistem Lingkungan

moderasi islam beragama Zulkarnain/hidayatullah.com
KH Muhyiddin Junaidi semasa Ketua MUI Pusat di kantor MUI, Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua MUI Pusat Muhyiddin Junaidi mengatakan, umat Islam sangat dianjurkan menjadi rahmat untuk seluruh alam, khususnya dalam menjaga ekosistem lingkungan sekitarnya.

“Umat Islam seharusnya menjadi rahmatan lil alamin, sesuai dengan ajaran agamanya,” ujarnya saat peluncuran dua buku berjudul “Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem” dan “Khutbah Jum’at Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem” di kantor MUI, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Ia mengatakan, umat Islam harus menjadi rahmat bagi seluruh makhluk, bukan hanya bagi manusia.

“Tetapi seluruh makhluk yang hidup dengan sel yang di muka bumi ini,” ujarnya.

Baca: MUI Luncurkan Buku Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem

Muhyiddin pun menuturkan, bagi umat Islam, lingkungan hidup adalah hal yang luar biasa. Sejak dikembangkannya ilmu keislaman berupa fiqh, yang meliputi fiqh ibadah, muamalah, siyasah, iqtisodiyah, hingga fiqh biah yang membahas khusus terkait lingkungan yang lain.

“Perlu pemahaman, bahwasanya masih banyak manusia demi mencari makan ujungnya lingkungan di rusak dengan bebagai cara,” sesalnya.

“Lingkungan ini tidak pernah berbuat jahat kepada manusia. Karena bencana alam terjadi akibat ulah manusia sendiri. Alam itu adalah makhluk Allah yang tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

Baca: Gencarkan Peduli Lingkungan, MUI-DMI Bangun Program ecoMasjid

Jumat (22/12/2107) kemarin, Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH-SDA) MUI Pusat bekerja sama dengan Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS) dan Wildlife Crime Team WWF Indonesia meluncurkan buku berjudul “Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem” dan “Khutbah Jum’at Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem”.

“Buku ini merupakan bekal kepada umat Islam dan penjelasan rinci tentang Fatwa MUI No 04 Tahun 2014 yang telah dikeluarkan MUI tiga tahun sebelumnya, tentang pelestarian satwa langka untuk keseimbangan ekosistem,” tutur Ketua PLH-SDA MUI Dr Hayu Prabowo dalam acara peluncuran kedua buku itu di kantor MUI, Jakarta.* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Tarik Dubesnya, Brasil dan Belanda Dinilai Tak Hormati Hukum Indonesia

Tarik Dubesnya, Brasil dan Belanda Dinilai Tak Hormati Hukum Indonesia

Ulil: Busana Islami Tidak Harus Meniru Arab

Ulil: Busana Islami Tidak Harus Meniru Arab

Acara Ahad Malam ini, Anies Undang Warga Hadiri Tausiyah di Monas

Acara Ahad Malam ini, Anies Undang Warga Hadiri Tausiyah di Monas

Ketua MPR Minta RUU KUHP Segera Disahkan

Ketua MPR Minta RUU KUHP Segera Disahkan

Antisipasi Aliran Sesat, Gubernur Aceh Canangkan Beut Al-Quran Ba’da Maghrib

Antisipasi Aliran Sesat, Gubernur Aceh Canangkan Beut Al-Quran Ba’da Maghrib

Baca Juga

Berita Lainnya