Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

MUI Minta Pemerintah Indonesia Bentuk Komisi Khusus terkait Boikot Produk Amerika

Aksi mengajak boikot semua produk yang mendukung Israel [ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com- Ketua Bidang Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhyiddin Junaidi meminta, kepada Pemerintah RI agar membentuk komisi khusus terkait perusahaan Amerika Serikat yang di Indonesia.

“Kami meminta kepada pemerintah RI terutama DPR agar membentuk  komisi khusus, komisi tersebut nanti yang bertugas untuk melakukan kajian yang berkaitan dengan kontrak kontrak kerja dan imvestasi perusahaan amerika yang ada di Indonesia,” tuturnya dalan wawancara di saluran televisi swasta, Rabu (20/12/2017).

Baca: MUI kembali Ajak Boikot Produk Amerika dan Israel

Muhyiddin menambahkan pembiokotan ini merupalan amanah konsitusi, pemboikotan bukan didasari oleh rasa emosi, tetapi berdasarkan amanah konsitusi.

“Penjabarannya kenapa, karena kita menganggap bahwa Israel adalah penjajah yang telah mengambil lahan dan tanah bangsa Palestina.” jelas Muhyiddin.

Dalam Aksi Bela Palestina Ahad (17/12/2017) lalu, MUI sempat mengeluarkan petisi terkait boikot produk Amerika, keputusan ini di keluatkan sejak keputusan Donald Trump menjadikan Yerussalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel.*/Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PPN Jasa Sekolah

Dinas Pendidikan DKI Sebut PTM di Jakarta Bertambah jadi 1.509 Sekolah

Jokowi Tunjuk Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama Gantikan Fachrul Razi

Jokowi Tunjuk Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama Gantikan Fachrul Razi

Sambut Rembuk Nasional Mahasiswa Indonesia, MBR Gelar Seminar Kebangsaan

Sambut Rembuk Nasional Mahasiswa Indonesia, MBR Gelar Seminar Kebangsaan

“Malu Mestinya Sesama Kita Ribut Terus Masalah Khilafiyah”

“Malu Mestinya Sesama Kita Ribut Terus Masalah Khilafiyah”

KPI Tegur Empat Stasiun TV Terkait Acara Ramadhan

KPI Tegur Empat Stasiun TV Terkait Acara Ramadhan

Baca Juga

Berita Lainnya