Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Pemkot Makassar Imbau Warga Laporkan Pelaku LGBT

dok pri
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto (kiri) bersama Kabag-Kesra Pemkot Makassar Aswis Badwi (kanan).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengimbau warganya untuk melaporkan pelaku lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender atau dikenal istilah LGBT kepada aparat berwenang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag-Kesra) Pemkot Makassar, Aswis Badwi, mengatakan, LGBT dilarang oleh agama dan memang tidak ada dalam budaya masyarakat Indonesia terkhusus di Makassar, Sulawesi Selatan.

Iye’ (iya) pemerintah punya program yang dinamakan ‘Jagai Anakta’, maksudnya jaga anak kita yah,” ujarnya kepada hidayatullah.com dalam wawancara jarak jauh, Rabu (20/12/2017) pagi.

Baca: Menag: Norma Hukum Positif Tidak Melegalkan LGBT

“Terkait dengan LGBT yah sudah jelas adat budaya kita tidak pernah ada apalagi agama kita melarang,” tambah mantan Kabag Protokol Pemkot Makassar ini.

Aswis mengatakan, jika masyarakat tidak terima dengan pelaku LGBT diminta agar melaporkannya.

Iye’ kalau ada di sekitar kita, kan, mengganggu masyarakat tidak terima yah bisa dilaporkan ke tokoh masyarakat, (tokoh) agama, RT-RW, dan lurah setempat karena (LGBT) tidak lazim di budaya dan agama,” ungkapnya.

 

Baca: Anggota MUI: Penolakan atas LGBT Sesuai Pancasila dan Agama

Selain mengharapkan warga melapor, Pemkot Makassar juga menempuh langkah-langkah lain dalam upaya terkait bahaya LGBT. Sosialisasi itu tertuang dalam program ‘Jagai Anakta’ dan ‘Pengajian Lorong’.

Iye’ di setiap pengajian dan majelis taklim, acara keagamaan misalnya Maulid, kami selalu sampaikan untuk menjaga anak kita dari setiap masalah sosial yang ada seperti narkoba, pergaulan bebas, dan HIV/AIDS,” terang Aswis.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2016, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, mengadakan pengajian serentak di 143 Kelurahan dan 14 Kecamatan. Pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa masyarakat sebagai insan beragama. Selain itu, siraman rohani yang didapat warga Makassar diharapkan bisa menangkal isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Indonesia.*

Baca: Edukasi Orang Tua, Muslimat Hidayatullah Makassar Gelar Seminar Bahaya Homoseksual

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Minta Rumah Ibadah Jadi Contoh Pencegahan Covid-19

Menag Minta Rumah Ibadah Jadi Contoh Pencegahan Covid-19

GBK Penuh Sesak Dipadati Peserta Kampanye Prabowo

GBK Penuh Sesak Dipadati Peserta Kampanye Prabowo

Mau Daftar Kuliah di Madinah? Kunjungi Indonesia Muslim Lifestyle Festival

Mau Daftar Kuliah di Madinah? Kunjungi Indonesia Muslim Lifestyle Festival

LSM Kristen Desak Inggris Tekan Indonesia soal Toleransi

LSM Kristen Desak Inggris Tekan Indonesia soal Toleransi

81 Etnis Muslim Rohingya terdampar di Aceh, Warga Berbondong-bondong Salurkan Makanan

81 Etnis Muslim Rohingya terdampar di Aceh, Warga Berbondong-bondong Salurkan Makanan

Baca Juga

Berita Lainnya