Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketum Hidayatullah: Umat Islam Harus Boikot Produk AS dan Israel

hidayatullah
Ormas Hidayatullah menurunkan ribuan kadernya pada Aksi Bela Palestina di lapangan Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Harapan agar petisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Aksi Bela Palestina di Jakarta, Ahad (17/12/2017) lalu, ditindaklanjuti oleh pemerintah dan umat, juga disampaikan Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq.

Kepada hidayatullah.com di Jakarta pasca aksi jutaan massa itu, Nashirul berharap agar pemerintah maupun masyarakat mengambil langkah-langkah riil lainnya selepas aksi tersebut.

“Alhamdulillah melalui Aksi 1712 umat Islam Indonesia telah  menunjukkan dukungan dan pembelaannya terhadap Palestina,” ujar Nashirul.

Sekarang, perlu tindak lanjut dari seruan-seruan MUI dalam aksi tersebut.

“Misalnya seruan jihad melalui jalur diplomatik dan ekonomi. Pemerintah harus pro-aktif mengambil langkah-langkah diplomatik antara lain dengan mengusir Kedubes AS dari Indonesia,” terangnya.

Baca: Presiden PKS: Boikot Produk Amerika Opsi yang Memungkinkan

Pada jalur ekonomi, kata Nashirul, pemerintah seharusnya segera memutus hubungan dagang dengan Israel (yang selama ini secara diam-diam sudah terjalin) “dan umat Islam harus memboikot produk-produk Amerika dan Israel.”

Ormas Hidayatullah pun mengajak umat untuk tiada henti menyuarakan pembelaan pada Palestina dengan segala bentuk usahanya.

“Mari kita terus dukung perjuangan Palestina dengan doa, moril, dan materil,” pungkasnya.

Baca: MUI Imbau Pemerintah Tindaklanjuti Petisi Boikot AS dan Israel

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pada Aksi Bela Palestina di kawasan Monas, Jakarta, Ahad lalu, MUI selaku penggagasnya mengeluarkan petisi terkait kondisi Palestina dan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Baitul Maqdis.

Pemerintah pun diimbau menindaklanjuti petisi itu, salah satunya soal pemboikotan atas AS dan Israel.

“MUI mengimbau kepada Pemerintah Indonesia agar menindaklanjuti petisi tersebut melalui langkah-langkah diplomasi dan lobi dengan negara-negara anggota OKI, agar mendesak PBB untuk memberikan sanksi yang tegas kepada Israel dan Amerika Serikat karena telah banyak melanggar resolusi PBB,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi kepada hidayatullah.com, Selasa (19/12/2017).*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Rohingya Nilai Jusuf Kalla Dibohongi Pemerintahan Myanmar

Warga Rohingya Nilai Jusuf Kalla Dibohongi Pemerintahan Myanmar

Ahok Dikabarkan Gugat Cerai Istrinya, Veronica Tan

Ahok Dikabarkan Gugat Cerai Istrinya, Veronica Tan

KNRP: Poin-poin Draf Revisi UU Penyiaran ini Abaikan Kepentingan Publik

KNRP: Poin-poin Draf Revisi UU Penyiaran ini Abaikan Kepentingan Publik

Kemenag Terbitkan Surat Edaran Larang Karyawan Dukung HTI dan FPI

Kemenag Terbitkan Surat Edaran Larang Karyawan Dukung HTI dan FPI

Tokoh Agama Desak Aparat Thailand Minta Maaf

Tokoh Agama Desak Aparat Thailand Minta Maaf

Baca Juga

Berita Lainnya