Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Suara Muslimah Indonesia Bela Palestina

zulkarnain/hidayatullah.com
Prof Dr Nabilah Lubis (kiri) bersama Ustadz Shabri Lubis pada Aksi Bela Palestina di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Penderitaan yang terjadi di Palestina tidak hanya disuarakan para kaum pria, kaum hawa di Indonesia juga turut melakukan pembelaan terhadap Palestina.

Hal itu antara lain ditunjukkan pada Aksi Bela Palestina di lapangan Monas, Jakarta, Ahad (17/12/17) kemarin yang juga dihadiri oleh para Muslimah.

Ibunda Ustadz Shabri Lubis, Prof Dr Nabilah Lubis yang turut hadir berorasi, menilai penjajahan Israel atas Palestina merupakan penghinaan terhadap umat Islam.

Baca: Nenek ini Ikut Bela Palestina karena Panggilan Nurani

Nabilah yang hadir dengan menggunakan kursi roda itu menegaskan, Masjid Al-Aqsha milik seluruh Umat Islam.

“Itu kewajiban seluruh umat Islam dimanapun berada untuk membelanya,” tuturnya di atas panggung utama aksi.

Hal senada disampaikan Ketua Adara Relief, Nurjanah Hulwani.

“Persoalan Palestina adalah jantungnya umat Islam,” ungkapnya menggelora di panggung khusus wanita.

Baca: Demi Bela Palestina, Santri asal NTT ini Korbankan Hari Liburnya

Kewajiban membela Palestina, katanya, akan terus ada sampai penderitaan Palestina berakhir.

“Tugas kita memperjuangkan palestina sampai 100 persen tanah Palestina kembali,” lanjutnya.

Selain mereka, aktivis Muslimah, Peggy Melati Sukma menyatakan, Palestina akan tetap mendapatkan pembelaan dari umat Islam.

“Kirimkan apa pun walapun hanya minyak zaitun agar Aqsha tetap terang,” serunya di tempat yang sama.

Itu, tegasnya, adalah perintah yang akan tetap diperjuangkan sampai titik darah penghabisan.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Din Syamsuddin Terima Penghargaan Kedua dari Pemerintah Jepang

Din Syamsuddin Terima Penghargaan Kedua dari Pemerintah Jepang

Menag Usulkan Anak Jamaah Haji Meninggal Dapat Beasiswa

Menag Usulkan Anak Jamaah Haji Meninggal Dapat Beasiswa

Jesuit Indonesia Rayakan 150 tahun Kedatangan Misionaris  di Indonesia

Jesuit Indonesia Rayakan 150 tahun Kedatangan Misionaris di Indonesia

Teroris Separatis Bunuh 31 Pekerja di Papua, DPR: Biadab

Teroris Separatis Bunuh 31 Pekerja di Papua, DPR: Biadab

Menag Positif Covid-19, Akses ke Kantor Kemenag Diperketat dan Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses ke Kantor Kemenag Diperketat dan Dibatasi

Baca Juga

Berita Lainnya