Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Nasional

Petisi MUI: Mendesak Negara-negara OKI Putuskan Hubungan Diplomasi dengan Israel

zulkarnain/hidayatullah.com
[Kiri ke kanan] KH Bachtiar Nasir (Ketua GNPF Ulama), Marsudi Syuhud (PBNU/MUI), Anwar Abbas (Muhammadiyah/MUI), Zainut Tauhid (MUI), KH Ma'ruf Amin (Ketua Umum MUI), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR), Zulkifli Hasan (Ketua MPR), Jimly Asshiddiqie (Ketua Umum ICMI), dan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) saat pembacaan petisi MUI pada Aksi Bela Palestina di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan petisi terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim sepihak Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel.

Petisi tersebut disampaikan pada Aksi Bela Palestina yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017) kemarin.

Sekjen MUI Anwar Abbas saat membaca petisi tersebut mengatakan, keputusan Trump telah mencederai rasa keadilan dunia internasional, melanggar hak asasi manusia rakyat Palestina, dan merusak upaya perdamaian antara Israel dengan Palestina yang selama ini terus dilakukan PBB dan OKI.

“Untuk itu keputusan itu harus dibatalkan dan dicabut secepatnya,” ujarnya di depan jutaan massa aksi.

Baca: UBN Serukan Pemimpin Dunia Islam Tak Takut Tekanan

Jika Trump tidak segera membatalkan pernyataannya, sambung Anwar, maka AS akan kehilangan legitimasi untuk menjadi penengah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Untuk itu, terangnya, MUI mendesak kepada semua negara agar menolak keputusan sepihak dan ilegal Trump untuk menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel.

Termasuk mendesak kepada semua negara yang selama ini telah melakukan hubungan diplomatik dengan Israel, terutama negara-negara yang tergabung dalam OKI, agar memutus hubungan diplomatik dengan Israel atau tidak memindahkan kantor kedutaannya ke Baitul Maqdis.

Baca: Aher: Sewajibnya Bangsa Indonesia Menolak Amerika

Kemudian, lanjut Anwar, MUI juga mendukung hasil deklarasi konferensi Islam di Istanbul, Turki, yang menegaskan bahwa perlu terus didorong hak-hak warga Palestina secara permanen, termasuk hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

“Dan perwujudan negara Palestina merdeka dan berdaulat, dengan Yerusalem atau Al-Quds sebagai ibu kotanya,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Komnas HAM Diminta Tak Takut Tekanan Barat soal Status LGBT

Komnas HAM Diminta Tak Takut Tekanan Barat soal Status LGBT

Indonesia Urutan II Pornografi Dunia

Indonesia Urutan II Pornografi Dunia

MIUMI Lahir Untuk Dukung Majelis Ulama Indonesia

MIUMI Lahir Untuk Dukung Majelis Ulama Indonesia

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Mencuat Sejumlah Nama “Calon”

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Mencuat Sejumlah Nama “Calon”

Milad ke-42, MUI Teguhkan Integrasi Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Milad ke-42, MUI Teguhkan Integrasi Nilai Keagamaan dan Kebangsaan

Baca Juga

Berita Lainnya