Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Ketua KPK Anggap Perlu Buku Pelajaran Sejarah Muat Kisah Korupsi

andi/hidayatullah.com
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) dalam seminar kebangsaan di PBNU, Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, menganggap perlunya buku pelajaran sejarah yang menceritakan kisah korupsi sebagai suatu ancaman dan perbuatan yang tidak baik.

Seperti kisah korupsi di zaman Pangeran Diponegoro, katanya. Kala itu, tutur Agus, Pangeran Diponegoro pernah menampar Patih Danureja Yogyakarta dengan selop karena korupsi.

“Nah itu, kan, enggak pernah masuk dalam (buku pelajaran) sejarah kita. Ya kan?” ucapnya dalam seminar kebangsaan “Menuju Masyarakat yang Lebih Beradab”, Kamis (14/12/2017) di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta.

Baca: KPK Ajak Perguruan Tinggi Islam Motori Pencegahan Korupsi

Agus menyamakan Patih tadi dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang memenangkan suatu perkara kalau disogok.

Terakhir ia menyeru bangsa Indonesia untuk menjadikan korupsi sebagai ancaman.

“Ini masalah besar yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dua Warga Tasikmalaya Tewas Akibat Minuman Keras oplosan

Dua Warga Tasikmalaya Tewas Akibat Minuman Keras oplosan

Wapres JK: Jangan Mubazir Makanan, Kalau Kebaikan Boleh

Wapres JK: Jangan Mubazir Makanan, Kalau Kebaikan Boleh

Targetkan Raup 15 Persen Suara di Pemilu 2024, PKS: Allah Akan Bantu

PKS: Presiden Jokowi Harus Tekan Macron untuk Minta Maaf

Din: Bisa Jadi Capres yang Kita Dukung Besok Menjadi Musuh Politik

Din: Bisa Jadi Capres yang Kita Dukung Besok Menjadi Musuh Politik

Wanita Islam akan Gelar Muktamar XI di Bandung

Wanita Islam akan Gelar Muktamar XI di Bandung

Baca Juga

Berita Lainnya