Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

KPAI akan Panggil Penerbit Buku Cantumkan Yerusalem Ibu Kota Israel

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti terbitnya buku ajar sekolah dasar (SD) yang mencantumkan nama ‘negara Israel’ dengan ‘ibu kota Yerusalem’ (Baitul Maqdis, Red).

Untuk mengumpulkan data dan penjelasan yang utuh dalam proses penyusunan buku hingga lolos penilaian buku itu, KPAI berencana memanggil penerbit Yudistira untuk dimintai keterangan pertama terkait kekeliruan dalam buku IPS SD tersebut.

“Pemanggillan dijadwalkan pada Senin, 18 Desember 2017, jam 13.30 WIB di KPAI,” ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti kepada hidayatullah.com, Rabu (13/12/2017).

Baca: Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’, MUI Desak Penerbit Minta Maaf

Apa tidak ‘kelamaan’ jika dipanggil pekan depan?

“Kan, ada proses pengiriman surat, Mas. Karena besok Kamis, kami memanggil Bupati Serang jam 14. Terkait kasus SDN Sadah,” jawab Retno saat ditanya hidayatullah.com di Jakarta melalui pesan WhatsApp.

KPAI mengungkapkan, penulisan buku ajar yang ada kekeliruan isi bahkan substansi bukanlah kejadian pertama. “Ini sudah terjadi kesekian kalinya,” imbuh Retno.

Baca: ‘Tarik Buku IPS Kelas 6 yang Mencantumkan Yerusalem Ibu Kota Israel’

KPAI menilai, kasus-kasus itu menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap buku-buku ajar, terutama buku SD.

“Mulai dari adanya konten kekerasan sampai pornografi, dan sekarang kekeliruan penulisan ibu kota Israel adalah Yerusalem,” imbuhnya.

Pengawasan buku ajar dinilai mestinya menjadi kewenangan Pusbukur Kemdikbud RI.

KPAI pun akan meminta keterangan kepada Kemdikbud terkhusus Pusbukur, terkait lolosnya buku ini dalam penilaian perbukuan di Pusbukur.

“Jika dalam proses penilaian buku tersebut ada kelalaian Kemdikbud, maka tentu saja Kemdikbud menjadi pihak yang bertanggung jawab,” tambahnya.*

Baca: Penerbit Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’ Mohon Maaf

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PWNU Jatim: Pejabat Muslim Dianjurkan Salam dengan Assalamu’alaikum

PWNU Jatim: Pejabat Muslim Dianjurkan Salam dengan Assalamu’alaikum

Hidayatullah Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan

Hidayatullah Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan

Prihatin Persoalan Bangsa, MIUMI berkunjung ke DPR

Prihatin Persoalan Bangsa, MIUMI berkunjung ke DPR

DPR: PP Produk Tembakau Akan Tingkatkan Kesehatan Rakyat

DPR: PP Produk Tembakau Akan Tingkatkan Kesehatan Rakyat

Diteror “Jangan Urus Orang Lain Kalau Mau Selamat”, AM Fatwa Tidak Takut

Diteror “Jangan Urus Orang Lain Kalau Mau Selamat”, AM Fatwa Tidak Takut

Baca Juga

Berita Lainnya