Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Penerbit Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’ Mohon Maaf

ist.
Buku IPS yang mencantumkan "Yerusalem" sebagai ibu kota "Israel".
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kepala Penerbitan Yudhistira, Dedi Hidayat, memohon maaf atas isi buku IPS kelas VI terbitannya yang mencantumkan ‘Yerusalem’ (Baitul Maqdis, Red) sebagai ibu kota ‘Israel’.

“Kami mohon maaf apabila sumber yang kami ambil dianggap keliru. Kami akan melakukan perbaikan atau revisi isi buku tersebut pada cetakan berikutnya,” ujarnya dalam surat resmi pemberitahuan Yudhistira tertanggal 12 Desember 2017 diterima hidayatullah.com Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Baca: Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’, MUI Desak Penerbit Minta Maaf

Menurut Dedi, sumber data buku itu diambil dari internet world population data sheet 2010. Pihaknya tidaknya mengetahui kalau data tersebut masih menjadi perdebatan dan belum diakui secara internasional.

“Perlu kami sampaikan juga beberapa sumber di internet juga mencantumkan hal yang sama,” klaimnya.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah Tambunan, mengaku kecewa dengan beredarnya buku ajar Sekolah Dasar yang mencantumkan Yerusalem (Baitul Maqdis, Red) sebagai ibu kota Israel.

Baca: ‘Tarik Buku IPS Kelas 6 yang Mencantumkan Yerusalem Ibu Kota Israel’

Ia mengatakan, penerbit buku tersebut harus meminta maaf karena telah menyakiti masyarakat Indonesia khususnya umat Islam.

“Itu harus minta maaf. Kalau tidak, akan ada tindakan hukum berikutnya dari masyarakat,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (12/12/2017).* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Program Majelis Qur’an IKADI Diluncurkan

Program Majelis Qur’an IKADI Diluncurkan

Munas Hidayatullah Ditutup, Aziz Qahhar Ketua Dewan Syura, Abdul Mannan Ketua Umum

Munas Hidayatullah Ditutup, Aziz Qahhar Ketua Dewan Syura, Abdul Mannan Ketua Umum

Jika Nasionalis Bisa Perjuangkan Kemakmuran, Partai Islam harus lebih Bisa

Jika Nasionalis Bisa Perjuangkan Kemakmuran, Partai Islam harus lebih Bisa

Prof. Atho Mudzhar: Fatwa Harus Tepat dan Bermanfaat

Prof. Atho Mudzhar: Fatwa Harus Tepat dan Bermanfaat

Ribuan Jamaah Shubuh di Serang Galang Dana Peduli Aceh Rp 21 Juta Lebih

Ribuan Jamaah Shubuh di Serang Galang Dana Peduli Aceh Rp 21 Juta Lebih

Baca Juga

Berita Lainnya