Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Buku ‘Yerusalem Ibu Kota Israel’, MUI Desak Penerbit Minta Maaf

ist.
Buku IPS yang mencantumkan "Yerusalem" sebagai ibu kota Israel.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah Tambunan, mengaku kecewa dengan beredarnya buku ajar Sekolah Dasar yang mencantumkan Yerusalem (Baitul Maqdis, Red) sebagai ibu kota Israel.

Ia mengatakan, penerbit buku tersebut harus meminta maaf karena telah menyakiti masyarakat Indonesia khususnya umat Islam.

“Itu harus minta maaf. Kalau tidak, akan ada tindakan hukum berikutnya dari masyarakat,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Baca: ‘Tarik Buku IPS Kelas 6 yang Mencantumkan Yerusalem Ibu Kota Israel’

Amirsyah menilai ada unsur kesengajaan dalam persoalan itu. Karena menerbitkan buku, kata dia, naskahnya melewati banyak proses.

Karenanya, Amirsyah menegaskan, buku itu harus ditarik dari peredaran. Ia juga menyampaikan agar Kemendikbud mengklarifikasi dan bertanggung jawab terhadap kasus ini.

“Ke depan agar hal semacam ini tidak terjadi lagi,” tandasnya.

 

Sebelumnya, beredar buku IPS karangan Sutoyo, Leo Agung terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan halaman 76 tercetak nama negara Israel dengan ibu kota Yerusalem.

Baca: ‘Implikasi besar’ Dipindahnya Kedutaan AS ke Baitul Maqdis

Selain itu, viral juga di sosial media Twitter dari warganet yang menyampaikan dengan akun @Gussumbogo pada 11 Desember 2017.

“Systematis….!!

Mohon diselidiki, Buku IPS Kelas 6 SD yang diterbitkan oleh Yudistira. Disitu tertulis Ibu Kota Israel adalah Jerussalem, Palestina ada tertulis tapi ga ada ibukota-nya,” cuit @Gussumbogo.

 

Pencantuman itu merupakan sebuah kesalahan fatal, kata Ketua Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Hardjito Warno.

“Kesalahan fatal pencantuman nama negara penjajah Palestina itu bertolak belakang dengan Konstitusi pembukaan UUD 45 ‘bahwa Penjajahan diatas muka bumi harus dihapuskan’,” ujar Hardjito dalam pernyataannya di Kuala Lumpur diterima redaksi, Selasa (12/12/2017).*

Baca: Baitul Maqdis dan Sikap Umat Islam

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Sri Bintang: Ahok Telah Menista Agama dan Melanggar Ketertiban Umum

Sri Bintang: Ahok Telah Menista Agama dan Melanggar Ketertiban Umum

Qatar Siap Bantu Pengadaan Air Bersih di Indonesia

Qatar Siap Bantu Pengadaan Air Bersih di Indonesia

Indonesia-Irak Lanjutkan Upaya Aktifkan KBRI

Indonesia-Irak Lanjutkan Upaya Aktifkan KBRI

Mantan Staf Mursy: Kudeta Mesir Telah Menewasnya 40 Wanita, 500 Ditangkap

Mantan Staf Mursy: Kudeta Mesir Telah Menewasnya 40 Wanita, 500 Ditangkap

DPP Hidayatullah Desak Pihak Berwenang Lakukan Upaya Diplomatik soal Uighur

DPP Hidayatullah Desak Pihak Berwenang Lakukan Upaya Diplomatik soal Uighur

Baca Juga

Berita Lainnya