Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

‘Tarik Buku IPS Kelas 6 yang Mencantumkan Yerusalem Ibu Kota Israel’

ist.
Buku IPS yang mencantumkan "Yerusalem" sebagai ibu kota Israel.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Buku IPS karangan Sutoyo, Leo Agung terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan halaman 76 tercetak nama negara Israel dengan ibu kota Yerusalem.

Hal itu merupakan sebuah kesalahan fatal, kata Ketua Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Hardjito Warno.

“Kesalahan fatal pencantuman nama negara penjajah Palestina itu bertolak belakang dengan Konstitusi pembukaan UUD 45 ‘bahwa Penjajahan diatas muka bumi harus dihapuskan’,” ujar Hardjito dalam pernyataannya di Kuala Lumpur diterima redaksi, Selasa (12/12/2017).

Baca: Baitul Maqdis dan Sikap Umat Islam

Selain itu, lanjutnya, pencantuman tersebut mencederai upaya yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia dalam memperjuangkan Baitul Maqdis (Yerusalem) adalah ibu kota Palestina juga mendorong perjuangan kemerdekaan negara itu.

Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera menarik dan merevisi buku itu.

“Ini penting agar tidak ada kerancuan berpikir oleh pelajar sekolah dasar dalam menyikapi siapa sebenarnya yang menjajah Palestina,” ujarnya.

“Buku IPS kelas 6 itu bisa download gratis di Google Play Store,” tambahnya.*

Baca: Presiden Erdogan Sebut Israel ‘Negara Teroris’

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

DPD: Pemulihan Ekonomi Lebih Prioritas daripada Pindah Ibu Kota

DPD: Pemulihan Ekonomi Lebih Prioritas daripada Pindah Ibu Kota

Parmusi Minta Organisasi Keagamaan di Indonesia Bersikap soal Rohingya

Parmusi Minta Organisasi Keagamaan di Indonesia Bersikap soal Rohingya

DKI Jakarta Masuki PSBB Transisi, Anies Belum Izinkan Hiburan Malam Beroperasi

DKI Jakarta Masuki PSBB Transisi, Anies Belum Izinkan Hiburan Malam Beroperasi

Menteri ATR/BPN Sambut Baik Rancangan Qanun Pertanahan Aceh

Menteri ATR/BPN Sambut Baik Rancangan Qanun Pertanahan Aceh

UAS: Bangkitkan Politik Islam, 2018-2019 Umat Bersatu

UAS: Bangkitkan Politik Islam, 2018-2019 Umat Bersatu

Baca Juga

Berita Lainnya