Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jimly Klaim Tak Salah Dukung Jokowi 2 Periode

Zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum ICMI Jimly Ash-Shidiqie dalam jumpa pers di kantor ICMI, Jakarta, Rabu (09/08/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, mengklaim tidak ada yang salah soal pernyataannya mendukung Jokowi Widodo menjadi presiden Indonesia selama dua priode.

“Tidak ada yang salah. Saya bukan polisi, jadi tidak perlu bicara dengan pertimbangan survei pendapat anggota. Apa yang benar dan saya yakini, saya sampaikan meski warga sudah saya perhitungkan pasti banyak yang tidak setuju,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Selasa (12/12/2017) melalui pesan elektronik.

Menurut Jimly, untuk menyampaikan sambutan dalam satu acara apalagi resmi di Istana Presiden, tidak perlu ada keputusan organisasi apapun terlebih dulu.

“Mana ada organisasi yang sambutan resmi ketua umumnya mesti disepakati dulu oleh anggota,” tutur Jimly.

Baca: Masica ICMI Jatim Sampaikan Mosi Tak Percaya Ketum ICMI

Jimly mengatakan, ia hanya menyampaikan bacaannya dalam jangka panjang, bahwa sampai beberapa generasi kepemimpinan Indonesia pasca Reformasi, Presiden Jokowi akan memimpin selama 2 periode.

“Kaum cerdik cendekia yang berpikir luas dalam jangka panjang akan bisa memahami hal itu, tapi kalau terjebak dalam kasus-kasus jangka pendek pasti hitam putih dan bersikap dengan emosi,” ucap Jimly.

Dalam pembukaan Silaknas ICMI di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (08/12/2017), Jimly mengklaim dukungan ICMI kepada Joko Widodo selama 10 tahun.

Menanggapi pernyatan Jimly itu, pengurus Masika ICMI Jatim menyatakan sikap, antara lain, pertama, mosi tidak percaya pada kepemimpinan Jimly Asshiddiqie sebagai ketua umum ICMI, bila Jimly masih mempertahankan opini pribadinya sebagai opini organisasi.

“Mengingat ICMI sejatinya adalah organisasi yang harus dijaga independensinya,” ujar Ketua Masika ICMI Jatim Abdul Rahman Hidayat dalam salinan surat itu kepada hidayatullah.com, semalam, Ahad (10/12/2017).

Pernyataan Jimly itu memang menimbulkan polemik.

“Tapi tidak apa,” kata Jimly, “nanti pada waktunya pasti reda.”* Zulkarnain

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jokowi Diminta Ultimatum Ahok yang Dinilai tak Hormati Presiden

Jokowi Diminta Ultimatum Ahok yang Dinilai tak Hormati Presiden

Ketua PKS Janji Lakukan Reformasi Sistem Politik Nasional

Ketua PKS Janji Lakukan Reformasi Sistem Politik Nasional

Tak Terima Vonis Hakim, PH Ahok Berdalih Ada Tekanan ke Pengadilan

Tak Terima Vonis Hakim, PH Ahok Berdalih Ada Tekanan ke Pengadilan

Dibully Karena Larang Acara Syiah, Bima Arya: Saya Bertindak Karena Allah

Dibully Karena Larang Acara Syiah, Bima Arya: Saya Bertindak Karena Allah

Komisi VIII DPR Harus Batalkan Studi Banding ke Eropa

Komisi VIII DPR Harus Batalkan Studi Banding ke Eropa

Baca Juga

Berita Lainnya