Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

GNPF Bali akan Laporkan Dalang Pengadangan UAS ke Mabes Polri

ist.
Gambar mem-viral terkait "persekusi" oleh elemen ormas yang menolak safari dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali, Jumat (08/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bali akan melaporkan dalang kasus pengadangan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) di Denpasar, Bali, Jumat (08/12/2017).

GNPF Bali didampingi GNPF Pusat akan melaporkan 5 provokator pengadang dakwah UAS tersebut.

Pelaporan itu rencananya akan dilakukan pada Selasa (12/12/2017) atau Rabu (13/12/2017).

“Minimal ada lima orang yang akan kita laporkan ke Mabes Polri (di Jakarta),” ujar pengacara GNPF Ulama Kapitra Ampera di Pekanbaru, Riau, kepada hidayatullah.com, Ahad (10/12/2017) malam saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca: UAS ‘Dipersekusi’, Pemerintah-Kepolisian Diminta Terapkan UU Ormas

Orang-orang yang akan dilaporkan tersebut, terangnya, antara lain yang membawa senjata ke dalam sebuah hotel di Denpasar untuk mencari UAS, Jumat.

“Kemudian yang berteriak-teriak mencaci-maki Ustadz,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pelaporan itu bagian dari tugas GNPF, yaitu sebagai pengawal ulama, sesuai namanya.

“Intinya, jangan lagi ada persekusi, pengadangan dakwah ulama. Apalagi ini bawa bawa parang masuk hotel. Memangnya Bali itu negara sendiri?” ungkapnya.

Ia mengatakan berbahaya jika kejadian pengadangan dakwah seperti di Bali itu terus terjadi. “Ini bisa memecah persatuan bangsa,” imbuhnya.*

Baca: UAS Berharap Ada Tindakan Hukum atas Penolaknya

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Ingatkan Lagi Fatwa Shalat Jumat di Tengah Wabah

MUI Ingatkan Lagi Fatwa Shalat Jumat di Tengah Wabah

Din  Cium  Intervensi di Muktamar Muhammadiyah

Din Cium Intervensi di Muktamar Muhammadiyah

Din: Majelis Ulama Wajib Memberikan Fatwa Jika Umat Meminta

Din: Majelis Ulama Wajib Memberikan Fatwa Jika Umat Meminta

MUI: Covid-19 Bukan Penghalang Beribadah Ramadhan

MUI: Covid-19 Bukan Penghalang Beribadah Ramadhan

MA Sepakat Kejahatan Anak Extraordinary Crime

MA Sepakat Kejahatan Anak Extraordinary Crime

Baca Juga

Berita Lainnya