Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pimpinan MPR Minta Indonesia Berperan Lebih Kuat untuk Palestina

Muhammad Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Hidayat Nur Wahid (HNW).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menolak keras keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Al-Quds (Haram Asy-Syarif/Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besarnya ke sana dari Tel Aviv.

Menurut Hidayat, sikap Trump terkait Yerusalem (Al-Quds) tersebut selain tidak menaati berbagai kesepakatan internasional, juga berpotensi menghadirkan ketidakdamaian abadi di kawasan.

“Apalagi di situ ada Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta melalui pesan WhatsApp, Kamis (07/12/2017).

Baca: Soal Yerusalem, Dubes AS Klaim Sudah Konsultasi dengan Indonesia

Karenanya, Wakil Majelis Syuro PKS ini meminta, agar pemerintah Indonesia melakukan peran lebih kuat dengan OKI, PBB, dan masyarakat Internasional.

Sekaligus, terangnya, hal ini menjadi momen penting Presiden Joko Widodo untuk membuktikan janji kampanyenya membela kemerdekaan Palestina.

Hidayat menambahkan, umat Islam bersama umat lainnya yang pro terhadap HAM dan hukum internasional perlu untuk menyampaikan kritik keras menolak kebijakan Trump.

“Tapi jangan terjebak pada laku anarkis,” pungkasnya mengingatkan.*

Baca: Presiden: Indonesia Kecam Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Hindari Nonton TV, Bupati Rohul Luncurkan Program Wajib Belajar dan Hafal Quran

Hindari Nonton TV, Bupati Rohul Luncurkan Program Wajib Belajar dan Hafal Quran

Deklarasi Persatuan Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis

Deklarasi Persatuan Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis

Cegah Seks Bebas, Orangtua Harus Melek Medsos

Cegah Seks Bebas, Orangtua Harus Melek Medsos

Fadhlan Garamathan: Ada 3 Tahap Islam Masuk Ke Papua

Fadhlan Garamathan: Ada 3 Tahap Islam Masuk Ke Papua

Kasus Kekerasan atas Lansia, Anak Gugat Ibu Rp 1,8 Miliar

Kasus Kekerasan atas Lansia, Anak Gugat Ibu Rp 1,8 Miliar

Baca Juga

Berita Lainnya