Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Menag: Umat Beragama Wajib Menolak

skr/hidayatullah.com
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, kebijakan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dapat menciptakan konflik yang lebih luas.

Semestinya, kata Menag, Amerika sadar akan hal itu.

“Kebijakan itu mengusik kedamaian dunia. Setiap umat beragama wajib menolaknya,” tegasnya melalui akun media sosial terverifikasinya di Twitter kemarin.

Baca: Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel, Peran Pemerintah dan Masyarakat Penting

Menag amat sangat menyesalkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Kita menolak tegas setiap upaya pengingkaran atas kesepakatan perdamaian,” tulisnya lewat @lukmansaifuddin.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan kebijakan pemerintahannya yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Rabu (07/12/2017) waktu setempat.

Trump juga akan memindahkan kedutaan Amerika ke Yerusalem. “Sudah waktunya mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” kata Trump di Gedung Putih.* Andi

Baca: Pengamat: Indonesia Harus Menolak Ide Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Politisi PAN: Soal Freeport, Pencitraan Oknum Pemerintah Sangat Kelewatan

Politisi PAN: Soal Freeport, Pencitraan Oknum Pemerintah Sangat Kelewatan

MUI Minta Polisi Melindungi Mahasiswa yang Demonstrasi

MUI Minta Polisi Melindungi Mahasiswa yang Demonstrasi

Lesbumi Anggap “King Suleiman” Tak Ada Distorsi,  Pengamat Sejarah Menolak

Lesbumi Anggap “King Suleiman” Tak Ada Distorsi, Pengamat Sejarah Menolak

Peneliti: Konsumsi Rokok Bisa Sebabkan Kemiskinan, Ganggu Program Bansos Pemerintah

Peneliti: Konsumsi Rokok Bisa Sebabkan Kemiskinan, Ganggu Program Bansos Pemerintah

Pelajar Islam Sumbar Demo Tolak Valentine’s Day

Pelajar Islam Sumbar Demo Tolak Valentine’s Day

Baca Juga

Berita Lainnya