Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

KH Ma’ruf: Imam Umat Islam Indonesia secara Kelembagaan MUI

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Jajaran Polri, MUI, dan GNPF MUI usai konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Senin (28/11/2016) terkait kesepakatan soal Aksi Bela Islam III di Jakarta. Tampak antara lain KH Ma'ruf Amin, Habib Rizieq Shihab, dan KH Bachtiar Nasir.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menanggapi salah satu hasil Kongres Nasional Alumni 212, yang mengangkat Habib Rizieq Shihab sebagai imam umat Islam Indonesia.

Menurutnya, selama ini yang ada hanyalah imam atau pemimpin bagi ormas masing-masing.

Karenanya, menurut Kiai Ma’ruf, yang menjadi imam adalah lembaga. Yakni MUI sebagai tenda besar ormas Islam.

“Orang-orang sepakat yang jadi imam itu MUI sebagai kelembagaan. Bukan saya sebagai Ketua Umum,” ujarnya kepada hidayatullah.com, di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (05/12/2017).

Baca: Habib dan Ulama Palembang Nobatkan Habib Rizeq jadi Imam Besar Umat Islam

Ia menjelaskan, di MUI koordinasi dan arahan-arahan dibuat. Oleh karena itu, Kiai Ma’ruf mengimbau, agar gerakan-gerakan yang ada tidak keluar dari koordinasi.

Sebelumnya, Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma’arif mengatakan, Kongres 212 menguatkan komitmen seluruh alumni mengangkat Habib Rizieq Shihab sebagai imam besar umat Islam Indonesia.

“Inti dari maklumat kami semua peserta kongres menguatkan kembali komitmen kembali seluruh alumni 212, Habib Rizieq sebagai imam besar umat Indonesia. Oleh karenanya, meminta dengan sangat kepada pemerintah menghentikan kriminalisasi kepada kita seluruh kasus yang dimanipulasi,” kata Slamet di panggung Reuni Alumni 212, Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (02/12/2017).

Sebelumnya, dalam kesempatan terpisah, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyatakan dukungannya atas MUI bahwa lembaga itu sebagai wadah yang memayungi ormas-ormas Islam.

“MUI ini, kan, boleh dikatakan selama ini menjadi payung daripada semua ormas,” ujar Habib Rizieq dalam wawancara khusus dengan Kelompok Media Hidayatullah di kediamannya di Petamburan, Jakarta, Maret lalu sebelum ia terbang ke Arab Saudi.

“Agendanya MUI ini ingin menyatukan semua ormas, menyamakan persepsi, tentang bagaimana kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara,” tambah Habib Rizieq.*

Baca: Himpunan Ulama Aceh Nobatkan Habib Rezieq ‘Imam Besar Umat Islam’

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PBNU: Akhiri Kekerasan di Libya

PBNU: Akhiri Kekerasan di Libya

PKB Tagih Janji Pemerintahan Jokowi-JK Untuk Pembangunan Desa

PKB Tagih Janji Pemerintahan Jokowi-JK Untuk Pembangunan Desa

Ingin Diterima Muslim, Pendeta Umar Selalu Pakai Surban

Ingin Diterima Muslim, Pendeta Umar Selalu Pakai Surban

Video Hendropriyono ke Al Zaitun Beredar di Masyarakat

Video Hendropriyono ke Al Zaitun Beredar di Masyarakat

Dukung Nobar Film G30S/PKI, Ketua MPR: Indonesia Menolak Paham Anti-Tuhan

Dukung Nobar Film G30S/PKI, Ketua MPR: Indonesia Menolak Paham Anti-Tuhan

Baca Juga

Berita Lainnya